Seorang Kakek Tewas Bersimbah Darah, Putri Pertamanya yang Antar Sarapan Syok
Di tubuh Kakek Amin ditemukan luka menganga pada telinga sebelah kiri dan punggung. Diduga akibat senjata tajam.
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum
TRIBUNNEWS.COM, KENDAL - Seorang kakek bernama Amin Abdullah usia 80 tahun ditemukan tewas bersimbah darah di kamar tidur kayu di rumahnya, Desa Juwiring Rt 4, RW 3, Cepiring, Kabupaten Kendal, Jumat (07/04/2017).
Yang pertama kali menemui korban dalam kondisi tersebut adalah Siti Ngaisyah (60). Siti adalah putri pertama korban. Ia tinggal di RT 7.
Pagi itu, Siti datang mengunjungi bapaknya yang tinggal sendiri di rumah tersebut, untuk mengantar sarapan. Namun, Siti terkejut karena ayahnya yang semula diduga tertidur ternyata tewas bersimbah darah.
Kasatreskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar segera menyisir lokasi untuk menyelidiki hal ini. Bahkan Polres Kendal menggunakan anjing pelacak untuk mencari barang bukti dan lain-lain demi mengungkap kasus ini.
Di tubuh Kakek Amin ditemukan luka menganga pada telinga sebelah kiri dan punggung. Diduga akibat senjata tajam. Dengan kata lain, Kakek Amin merupakan korban pembunuhan.
Hal itu dikatakan oleh Kasatreskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar, Jumat (07/04/2017).
Terkait barang bukti, Aris mengatakan pihaknya menemukan tas ransel yang berisi pakaian di kebun pisang yang berjarak sekitar 7 meter dari rumah. Polisi belum memastikan apa kaitan barang tersebut dengan korban.(*)