Cerita Penjaga dan Anak Kos Bunuh Dosen Senior Undip

Asisten rumah tangga berkomplot dengan penghuni kos yang masih satu daerah, membunuh secara keji pemilik kosan, dosen senior Undip.

Cerita Penjaga dan Anak Kos Bunuh Dosen Senior Undip
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Kapolrestabes Semarang, Kombes Abioso Seno Aji, memimpin ekspose perkara dengan menghadirkan dua pemuda terlibat pembunuhan Nanik Trimulyani, dokter senior RSUP Dr Kariadi, di Polrestabes Semarang, Jumat (12/5/2017). TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Suara Supardi (22) bergetar menceritakan detik-detik kematian dokter senior Rumah Sakit Umum Pusat Kariadi, Nanik Trimulyani (72).

Menurut Supardi, mantan pegawai di Kementerian Kesehatan itu meninggal usai dicekik Parman (22), rekan Supardi. Kedua pelaku berasal dari Wonosobo. 

Selama ini Supardi bekerja sebagai asisten rumah tangga dan penunggu kos di rumah Nanik. Sementara Parman salah satu penghuni kamar kos Nanik.

Upaya pembunuhan terhadap Nanik berlangsung di dalam kamar tidur korban di kawasan Plampitan 58, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (23/4/2017) lalu.

"Saya hanya bantu memegangi tangan Bu Nanik dari belakang," ujar pria kelahiran 9 Juli 1995 itu saat mengikuti gelar perkara di Polrestabes Semarang, Jumat (12/5/2017) siang.

Baca: Sadis, Pelaku Lakban Mulut dan Ikat Kaki dan Tangan Dosen Undip

Baca: Penjaga Kos Dosen Undip Terlibat Pembunuhan, Sempat Anjurkan Pemasangan CCTV

Baca: Ogah Menyerah, Polisi Janji Tembak Mati Pembunuh Dosen Undip Semarang

Baca: Dosen Undip Tewas di Tangan Pencuri Pensiunan Kementerian Kesehatan

Halaman
12
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved