Breaking News:

Mudik Lebaran 2017

Ambil Uang THR untuk Karyawan Sebaiknya Dikawal Polisi

Transaksi manual masih digunakan beberapa perusahaan atau tempat usaha di Bali. Waspada proses ini berpotensi mengundang penjahat.

Editor: Y Gustaman
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Seorang warga menukarkan uang pecahan di mobil layanan penukaran uang terpadu, di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Senin (5/6/2017). Guna memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran 2017, Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat menyediakan uang kartal berbagai pecahan berjumlah Rp 16,64 triliun atau lebih tinggi 1,0 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 16,47 triliun. Untuk penukaran uang saat Ramadan, Bank Indonesia bekerjasama dengan bank umum dan BPR yang ada di wilayah Bandung, Subang, Sumedang, Purwakarta, Garut, Sukabumi, Sumedang, dan Cianjur. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR -‎ Transaksi manual masih digunakan beberapa perusahaan atau tempat usaha di Bali. Waspada proses ini berpotensi mengundang penjahat.

Polresta Denpasar mengimbau perusahaan atau tempat usaha yang menarik uang tunai untuk THR para karyawannya sebaiknya meminta pengawalan kepolisian.

"Kami mengimbau pemilik perusahaan atau tempat usaha yang masih melakukan sistem transaksi tersebut," ucap Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo kepada Tribun Bali, Rabu (14/6/2017).

Sejak kemarin hingga 19 Juni 2017 pihaknya akan melakukan operasi Ramadania. Operasi ini berkonsentrasi pada lalu lintas, pencurian dengan pemberatan pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor.

"Kami antisipasi premanisme, kejahatan jalanan, rampok, begal, jambret dan lain sebagainya.‎ Itu kami lakukan mulai saat ini hingga lebaran tiba," beber Hadi.

Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved