Breaking News:

Mapolda Sumut Diserang Teroris

Akhirnya, Anak Polisi Korban Terorisme di Medan Diarahkan Jadi Polisi

Sehingga, nantinya ketika melakukan pendaftaran menjadi seorang calon anggota kepolisian, lebih mudah.

handover
Karangan bunga untuk anggota Polda Sumatera Utara Aiptu Martua Sigalingging yang tewas diserang terduga jaringan teroris, Minggu (25/6/2017). Dua pelaku Syawaluddin Pakpahan (mengalami luka embak) dan Ardi (tewas kena tembak), menyelinap masuk ke Mapolda Sumut dan menggunakan senja tajam menyerang anggota polisi. (Hand-over) 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Polda Sumatera Utara menyatakan siap memberikan bimbingan dan perhatian kepada anak Ipda (Anumerta) Martua Sigalingging, yang berminat menjadi polisi.

Bimbingan dan perhatian yang bakal diberikan berupa pelatihan fisik dan cara meningkatkan mental, demi dapat memenuhi semua persyaratan. Sehingga, nantinya ketika melakukan pendaftaran menjadi seorang calon anggota kepolisian, lebih mudah.

"Jadi pesan Pak Kapolda, kami akan memberi atensi lebih kepada anak almarhum yang berkeinginan menjadi polisi, meneruskan perjuangan bapak mereka," jelas Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, Rabu (28/6/2017).

Rina menjelaskan, tidak hanya fisik dan mental, permasalahan intelektual juga bakal mendapat bimbingan agar dapat bersaing dengan peserta lainnya.

"Kami siap memberi pengarahan," imbuhnya.

Rina menjelaskan, dari sembilan anak Martua, belum seorang pun yang mengutarakan secara langsung berminat menjadi polisi.

"Kalau sekarang belum ada. Kan mereka masih dalam suasana berduka. Tapi setelah itu, jika ada, kami akan bantu sesuai arahan Pak Kapolda," tuturnya. (Mustaqim Indra Jaya)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved