Polisi Tak Lancar Lafalkan Pancasila Dibully, Polres pun Bertindak

Itulah yang terjadi di Balikpapan, seorang polisi muda diduga menjadi korban bully oleh sesama polisi.

Polisi Tak Lancar Lafalkan Pancasila Dibully, Polres pun Bertindak
Polda Kaltim
Dit Propam Polda Kaltim melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait insiden perundungan yang dialami seorang anggota Polisi Polres Balikpapan di Kalimantan Timur. 

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Perundungan atau yang lebih dikenal bullying tak hanya dirasakan warga sipil.

Bagaimana perundungan menimpa polisi yang notabene merupakan aparat keamanan.

Itulah yang terjadi di Balikpapan, seorang polisi muda diduga menjadi korban bully oleh sesama polisi.

Untuk diketahui video yang beredar di media sosial merekam aksi bully yang menimpa salah seorang polisi berpangkat Bripda yang merupakan anggota Sat Sabhara Polres Balikpapan.

Dalam video berdurasi sekitar 1,5 menit itu, korban mengenakan helm berwarna merah tampak berdiri di depan beberapa orang.

Korban disuruh mengucapkan isi Pancasila, namun tampak ia gugup dan tidak bisa melafalkan dengan benar.

Tak lama berselang terjadi pemukulan yang dilakukan oknum polisi ke kepala korban. Di waktu yang sama polisi lainnya turut menertawakan korban.

Atas beredarnya video itu, Polda Kaltim membentuk tim untuk menelurusi kebenaran kejadian itu. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan, untuk menemukan siapa penyebar video tersebut.

“Anggota yang terbukti melakukan pelanggaran dalam kasus ini akan diberikan sanksi yang setimpal. Sementara penyebarnya, bisa dijerat dengan UU ITE karena mencoreng citra institusi kepolisian,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Ade Yaya Suryana.

Lebih lanjut, Ade mengatakan video tersebut kemungkinan telah dihapus. Menurutnya video yang sempat beredar itu dianggap mencemarkan citra institusi kepolisian dan melanggar UU ITE.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved