Anggota Dewan Ini Disuruh Diam Saat Pertemuan Tokoh Lintas Agama

aksi terkait pembantaian massal suku Rohingya di depan Vihara Borobudur Jl Imam Bonjol sempat melakukan dialog dengan tokoh lintas agama

Anggota Dewan Ini Disuruh Diam Saat Pertemuan Tokoh Lintas Agama
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -Sejumlah ormas Islam yang melakukan aksi terkait pembantaian massal suku Rohingya di depan Vihara Borobudur Jl Imam Bonjol sempat melakukan dialog dengan tokoh lintas agama. Saat dialog berlangsung, turut pula hadir Anggota Komisi A DPRD Sumut, Brilian Mokhtar.

Namun, tiba-tiba saja, Ketua Bidang Ekonomi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan, Masri Sitanggang meminta Brilian Mokhtar untuk tidak banyak bicara. Alasannya, karena Brilian adalah tokoh politik.

"Kita ini terbuka saja ya. Karena pak Brilian Mokhtar tokoh politik, saya minta bapak tidak usah bicara. Bapak tidak usah terlalu tampil. Karena kami tidak ingin aksi ini dipolitisir nanti," kata Masri, Jumat (8/9/2017).

Mendengar hal itu, Brilian yang duduk di samping Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja lantas mengatupkan kedua tangannya. Ia terlihat beberapa kali mengangguk.

"Kami mohon maaf ini. Karena kita kan harus terbuka. Tidak perlu ada yang kita tutup-tutupi," ungkap Masri.

Sejak diminta diam, Brilian hanya mendengarkan apa yang disampaikan tokoh ormas Islam.

Brilian yang sejak awal hadir di Vihara Borobudur hanya diam sambil mendengarkan apa-apa saja tuntutan massa aksi.(Ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved