Erupsi Gunung Agung

450 Warga Batu Ampin Mengungsi ke Banjar Karang Anyar

Sebanyak 450 warga dari 150 kepala keluarga Desa Batu Ampin yang masuk dalam kawasan Gunung Agung, mengungsi ke Balai Banjar Karang Anyar.

450 Warga Batu Ampin Mengungsi ke Banjar Karang Anyar
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Kondisi warga di Banjar Karanganyar. TRIBUN BALI/I MADE ARDHIANGGA 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Sebanyak 450 warga dari 150 kepala keluarga Desa Batu Ampin yang masuk dalam kawasan Gunung Agung, mengungsi ke Balai Banjar Karang Anyar, Kecamatan Bebandem, Karangasem Bali, Jumat (22/9/2017).

Jarak antara Gunung Agung dengan wilayah Banjar Karang Anyar sekitar 12 kilometer atau masuk dalam KRB (Kawasan Rawan Bencana) III.

Pantauan Tribun Bali, sekitar pukul 20.00 Wita, Kondisi miris nampak menyelimuti warga pengungsi.
Mereka tidur beralaskan karpet saja. Dari anak-anak hingga orang tua nampak duduk dan tiduran di Bale Banjar Karang Anyar.

Baca: Kera dan Ular Turun Gunung Sejak Tiga Hari Lalu, Mungkinkah Gunung Agung akan Meletus?

Klian Banjar Karang Anyar, Gede Raka Adinata Kusuma, menuturkan pengungsian sudah dilakukan oleh warga Desa Batu Ampin sejak dari dini hari tadi sekitar pukul 00.30 Wita, yakni 18 orang lansia.

Disusul ratusan warga lainnya, sore tadi sekitar pukul 03.00 Wita.

Kondisi Pengungsi di Banjar Karanganyar_1
Kondisi warga di Banjar Karanganyar. TRIBUN BALI/I MADE ARDHIANGGA

"Untuk saat ini daya tampung warga masih bisa. Dan kawasan kami masuk dalam kawasan rawan bencana III," kata dia kepada Tribun Bali.

Baca: Kerangka dan Organ Tubuh Pengusaha Asal Tangerang Ditemukan di Lima Tempat Berbeda

Raka Astawa mengaku, warga Batu Ampin ditampung sementara sampai ada pengumuman resmi pemerintah. Saat ini sudah disediakan MCK, dan juga disediakan di rumah penduduk.

"Mereka warga Batu Ampin mengungsi karena melihat adanya percikan api dan akhirnya ditampung di sini," ujarnya. (ang)

Penulis: I Made Ardhiangga
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved