Erupsi Gunung Agung

Anggota DPR RI Nyoman Dhamantra Sambangi Warga di Tempat Pengungsian

Anggota Komisi VI DPR RI Nyoman Dhamantra terjun ke lokasi pengungsian warga yang berada di jarak 12 kilometer hingga 14 kilometer dari Gunung Agung.

Anggota DPR RI Nyoman Dhamantra Sambangi Warga di Tempat Pengungsian
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Anggota Komisi VI DPR RI Nyoman Dhamantra terjun ke lokasi pengungsian warga yang berada di jarak 12 kilometer hingga 14 kilometer dari Gunung Agung, Karangasem, Jumat (22/9/2017) malam. TRIBUN BALI/I MADE ARDHIANGGA 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Anggota Komisi VI DPR RI Nyoman Dhamantra terjun ke lokasi pengungsian warga yang berada di jarak 12 kilometer hingga 14 kilometer dari Gunung Agung, Karangasem.

Ribuan orang mengungsi di puluhan banjar yang tersebar di daerah Rendang. Kondisi warga pun cukup memprihatinkan.

Nyoman Dhamantra mengatakan, kedatangannya ke tempat pengungsian untuk mengetahui langsung kondisi warga sehingga akan diketahui langkah apa yang harus segera dilakukannya.

Warga pun mengeluhkan bagaimana penanganan ternak, masalah air dan juga bantuan-bantuan pangan dan masker, jika saja status Gunung Agung meningkat hingga mengalami erupsi (meletus).

"Pastinya bagaimana dan apa yang dialami warga kami (DPR RI) wajib tahu. Dan mulai sekarang apa yang dikeluhkan bisa segera tertangani. Seperti bantuan bahan pokok dan lainnya," kata Nyoman Dhamantra kepada Tribun Bali, Jumat (22/9/2017) malam.

Baca: Kera dan Ular Turun Gunung Sejak Tiga Hari Lalu, Mungkinkah Gunung Agung akan Meletus?

Sementara itu, Gede Wijana warga yang mengungsi di Banjar Rendang Tengah, asal Desa Yeh Ho mengatakan ada air yang mengalir di Banjar Tengah.

Hanya saja, alat untuk menampung air yang keluar dengan deras masih kurang. Sehingga 401 warga Yeh Ho harus bergantian ke tetangga untuk mandi dan BAB.

Nyoman Dhamantra Sambangi Pengungsi Gunung Agung_1
Anggota Komisi VI DPR RI Nyoman Dhamantra terjun ke lokasi pengungsian warga yang berada di jarak 12 kilometer hingga 14 kilometer dari Gunung Agung, Karangasem, Jumat (22/9/2017) malam. TRIBUN BALI/I MADE ARDHIANGGA

"Tentunya kami minta ke Bapak (Nyoman Dhamantra) bagaimana solusinya dan cepat penanganannya. Karena ada air, tapi kami di banjar tidak teraliri. Kami harus numpang di tetangga," kata dia.

Selain di Banjar Rendang Tengah, Nyoman Dhamantra pun mengunjungi Banjar Karang Anyar, Griya Kauh Selat dan juga di Desa Rendang.

Dia juga menyampaikan bantuan berupa beras, mie instant dan telur. Selain itu, Dhamantra juga mengunjungi pos data pengungsi di Desa Rendang.

Baca: Setiap Habis Pijat, Sumiati Berikan Pil PCC kepada Pasien, Katanya Bagus untuk Tulang

Hingga saat ini, warga Desa Rendang masih dalam kondisi siaga. Jalanan masih dipenuhi warga yang was-was akan kondisi Gunung Agung.

Kondisi warga yang mengungsi cukup memprihatinkan, ada yang tidur dengan beralas terpal atau karpet saja.

Warga saling bahu-membahu untuk bergantian berjaga di pos-pos pengungsian. Terutama di kawasan Desa Rendang yang berjarak 14 kilometer dari Gunung Agung. (ang)

Penulis: I Made Ardhiangga
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved