Erupsi Gunung Agung

Tanda Gunung Agung Akan Meletus Kian Terlihat: Tertutup Awan Tebal, Kegempaan Meningkat

Kantung magma masih tetap tapi fluida sudah naik ke permukaan dan rentetan gempa semakin intensif

Tanda Gunung Agung Akan Meletus Kian Terlihat: Tertutup Awan Tebal, Kegempaan Meningkat
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kondisi Gunung Agung pada Jumat (15/9/2017). Kawah Gunung Agung disebutkan sudah mengeluarkan asap berbahaya sehingga warga diimbau tak mendekati kawah gunung. TRIBUN BALI/SAIFUL ROHIM 

Laporan Tim Liputan Tribun Bali

TRIBUNNEWS.COM, AMLAPURA - Tanda-tanda Gunung Agung bakal meletus semakin terlihat.

Puluhan binatang seperti kera dan ular sudah mulai turun gunung. Kegempaan meningkat tajam.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun tadi malam menetapkan status Gunung Agung naik dari Siaga (Level II) ke Awas (Level IV), yang merupakan tingkatan status tertinggi gunung berapi.

"Dengan ini kami sampaikan bahwa kita meningkatkan status Gunung Agung dari Siaga menjadi Awas atau Level IV. Mulai malam ini (tadi malam) status Awas pukul 20.30 Wita. Radius tadinya 6 jadi 9, yang sektoral dari 7 menjadi 12," kata Kepala PVMBG, Kasbani, di Pos Pengamatan Gunung Agung, Desa Rendang, Karangasem, Jumat (22/9/2017) malam.

Dari pemantauan pos tadi malam, Gunung Agung tak terlihat.

Gunung tertinggi di Bali ini tertutup awan tebal dan turun rintik hujan.

"Kantung magma masih tetap tapi fluida sudah naik ke permukaan dan rentetan gempa semakin intensif, tapi masih belum tahu meletusnya kapan," tambah Kasbani.

Senada dengan Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG, I Gede Suantika.

Menurutnya, secara visual belum tampak kepulan abu di puncak Gunung Agung tapi kegempaan terus meningkat tajam sejak tiga hari terakhir.

Halaman
123
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved