Minggu, 12 April 2026

Festival Malang Tempo Doeloe Hadir Lagi Setelah Empat Tahun Vakum

Setelah empat tahun vakum, Festival Malang Tempo Doeloe (MTD) akhirnya kembali digelar, Minggu (12/11/2017).

Editor: Dewi Agustina
Surya/Sri Wahyunik
(Dari kanan ke kiri), Ketua DPRD Kota Malang Abdul Hakim, Mendikbud Muhadjir Effendy, Wali Kota Malang M Anton, dan penggagas MTD Dwi Cahyono, saat hadir di pembukaan Festival Malang Tempo Doeloe, Minggu (12/11/2017). SURYA/SRI WARHYUNIK 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Setelah empat tahun vakum, Festival Malang Tempo Doeloe (MTD) akhirnya kembali digelar, Minggu (12/11/2017).

Ribuan orang memadati area MTD mulai dari Simpang Balapan sampai ke Jl Besar Ijen di depan Katedral Ijen, Kota Malang.

200 stand memeriahkan MTD. Ratusan stand itu berjajar di atas trotoar di kiri kanan jalan.

Stand-stand itu menyuguhkan aneka jenis kuliner zaman dulu (jadul), seperti klepon, lupis, tiwul, rangin, jadah, nasi jagung, gule koyor gudeg, gulali, arbanat, dan sebagainya.

Baca: Cerita Soegeng Boedhiarta Pejuang Warga Keturunan Memata-matai Gerak-gerik Belanda

Tema MTD kali ini adalah "Klapa Jadi Apa". Klapa yang dimaksud adalah kelapa.

"Jadi dalam pembukaan kita bersama memarut kelapa," ujar penggagas MTD Dwi Cahyono.

Menurutnya, kelapa merupakan komoditas yang bisa dijadikan apa saja.

"Sekaligus kita melestarikan komoditas ini. Komoditas yang bisa diolah menjadi banyak makanan," tegasnya.

Sehingga tidak aneh, penganan yang dijual di MTD berbahan kelapa atau memakai campuran kelapa.

Baca: TB Hasanuddin Berharap Pengganti Gatot Nurmantyo Berasal dari TNI AU

Menteri Pendidikan dan Kebudyaan Muhadjir Effendy hadir dalam pembukaan MTD.

Ia memakai baju ala pejuang TRIP. (Surya/Sri Wahyunik)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved