Pengakuan Mengejutkan Pemeran Wanita: Video Mesum Dibuat Usai Lakukan Ini

NA yang pada saat itu adik tingkat RA, juga hadir dalam acara perpisahan itu, yang berujung pada sebuah kejadian di kamar hotel.

Pengakuan Mengejutkan Pemeran Wanita: Video Mesum Dibuat Usai Lakukan Ini
surya/Anas Miftakudin
Ilustrasi

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Senin (27/11/2017) pagi tadi, sekitar pukul 09.30 Wita, Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Satreskrim Polresta Samarinda melakukan pemeriksaan terhadap pemeran wanita di video mesum, yang dibuat oleh remaja Samarinda.

Didampingi orangtua dan keluarganya, NA (18) si pemeran wanita, menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 1 jam.

Dari informasi yang didapat, video berdurasi 5 menit direkam pada 20 Juli tahun lalu, di salah satu hotel berbintang.

Baca: Guru Honorer Cantik Ini Nyambi Jadi Biduan Kampung

Parahnya lagi, pembuatan video itu dilakukan setelah acara perpisahan sekolah si pemeran pria, RA (19).

NA yang pada saat itu adik tingkat RA, juga hadir dalam acara perpisahan itu, yang berujung pada sebuah kejadian di kamar hotel.

NA pun mengakui, jika di dalam video itu merupakan dirinya dan mantan kekasihnya (RA), namun dirinya menyangkal jika ia mengetahui kalau pada saat itu, RA tengah merekam adegan yang mereka tengah lakukan.

NA berdalih, dirinya tidak mengetahui secara jelas, pada saat melihat ponsel yang digunakan untuk merekam, karena dirinya mengidap minus pada matanya, dan saat itu dirinya tidak menggunakan kaca mata.

Saat menjalani periksaan, NA sudah terlihat lebih sehat, kendati masih harus rawat jalan di rumah sakit. Penyebab kesehatan NA menurun sendiri karena depresi, bahkan dikabarkan NA sempat mencoba untuk bunuh diri, akibat video tersebut tersebar ke media sosial.

"Dengan si pemeran wanita, berarti sudah dua yang dilakukan pemeriksaan terhadap kasus persetubuhan anak dibawah umurnya," ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, Senin (27/11/2017).

"Untuk kasus penyebaran videonya sudah selesai, ini kasus persetubuhan anak dibawah umurnya," tambahnya.

Selanjutnya, pihaknya akan memeriksa saksi ahli guna memastikan kebenaran dari video itu, serta menunggu hasil visum rumah sakit.

"Kita akan periksa juga hotel tempat mereka melakukan dan membuat video, termasuk saksi ahli," ungkapnya. (*)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved