Pesan Menteri Yohana dari Kota Sorong: Jangan Telantarkan Istri

Jefri dan Ester, Muhammad Ikhsan dan Indri terlihat semringah saat menerima secara simbolis surat nikah secara resmi dari Menteri Yohana Yambise.

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/Rachmat Hidayat
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise. TRIBUNNEWS.COM/RACHMAT HIDAYAT 

TRIBUNNEWS.COM, SORONG - Jefri dan Ester, Muhammad Ikhsan dan Indri terlihat semringah saat menerima secara simbolis surat nikah secara resmi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise.

Kedua pasangan ini, bersama pasangan yang lain mengikuti acara nikah massal yang diselenggarakan di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Kamis (21/12/2017).

Nikah massal yang dilakukan menjadi bagian dari Peringatan Hari Ibu Nasional ke-89 bertema, Perempuan Berdaya Indonesia.

Acara nikah massal diselenggarakan di Gedung Maranata, Kota Sorong.

"Bersama kaum perempuan, bersama-sama membangun bangsa ini. Jaya ke depannya," ujar Menteri Yohana dalam sambutannya dalam acara nikah massal.

Memperingati Hari Ibu, lanjut Menteri Yohana, sekaligus mengenang perjuangan kaum perempuan di masa kemerdekaan. Yang kini diimplementasikan dengan mengisi perjuangan kaum perempuan di masa sekarang.

Baca: Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi Sudah Bulat Jadi Gubernur Sumut 2018

"Dan terselenggaranya nikah massal ini, yang kini menjadi isu menarik. Bagian dari upaya menyelamatkan anak bangsa," katanya. 

"Jadi, saya ucapkan selamat untuk bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah menikah. Menjadi keluarga yang kuat. Keluarga yang kuat, negara menjadi kuat," ujar Menteri Yohana.

Perkawinan menjadi hal terpenting. Menteri Yohana juga mengingatkan masih banyaknya kekerasan rumah tangga yang terjadi sampai saat ini.

"Di Papua, juga terbanyak masalah kekerasan fisik. Kekerasan seksual termasuk kekerasan lain, juga penelantaran anak," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Yohana mengingatkan dampak dari menelantarkan istri berimbas kepada anak-anak.

Krisis perkawinan, katanya berdampak pada anak-anak di kemudian hari.

Baca: Panglima TNI akan Ajak Perempuan yang Menghina Keluarganya Ngopi Bareng Setelah Proses Hukum Kelar

"Menyelamatkan anak, menyelamatkan generasi penerus bangsa ini. Dan yang ikut menikah massal semoga kelak menjadi keluarga teladan," ujar Menteri Yohana.

Puncak Peringatan Hari Ibu akan diselenggarakan di Raja Ampat, Jumat (22/12/2017).

Rencananya, sembilan menteri perempuan di Kabinet Kerja akan baca puisi bersama Presiden Jokowi dalam peringatan tersebut.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved