Astaghfirullah, Telanjur Dipukuli Sampai Babak Belur, Warga Sidoarjo Ini Ternyata Bukan Pencuri

"Korban dipukuli massa karena diduga mau mencuri. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB," kata Kompol Sutriswoko, Kapolsek Balongbendo.

Editor: Choirul Arifin
SURYA/IST
Sugiarto (kiri) dikawal polisi menjalani perawatan di Puskesmas Balonbendo Sidoarjo. 

TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO - Warga Dusun Sirapan, Desa Kemangsen, Balongbendo, mendadak gempar, (26/12/2017). Salah satu warga berteriak 'maling' kepada Sugiarto (30) lantaran diduga tengah mengincar rumah warga untuk mencari sesuatu yang bisa dicuri.

Beberapa warga langsung menghampiri Sugiarto. Tanpa tedeng aling-aling, Sugiarto yang warga Desa Kalimati, Tarik, ini langsung dipukuli.

"Korban dipukuli massa karena diduga mau mencuri. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB," kata Kompol Sutriswoko, Kapolsek Balongbendo.

Sutriswoko menuturkan korban diselamatkan anggota yang kebetulan sedang berpatroli di TKP. Setelah mengamankan Sugiarto, pihaknya langsung membawa ke puskesmas untuk dirawat.

Usai diobati, Sugiarto diperiksa. Ternyata, Sugiarto tak terbukti melakukan pencurian.

Sugiarto ternyata merupakan pemulung yang sedang mencari barang-barang bekas yang dibuang di tempat sampah rumah warga.

Baca: Oknum Jaksa di Jakarta Utara Lepas 2 Terpidana, Komisi III Meradang

Baca: Pesan Gurame dan Sayur Asem, Segini Tagihan untuk Jokowi dan Rombongan Pas Makan Siang di Puncak

"Setelah kami amankan ternyata tak terbukti mencuri," ujarnya.

Setelah pemeriksaan tersebut Sugiarto dibebaskan. Namun, Sutriswoko enggan berkomentar lebih lanjut terkait peristiwa pengeroyokan warga tersebut.

Sutriswoko beralasan korban Sugiarto sudah memaafkan serta tak memperpanjang insiden tersebut dan langsung memilih pulang.

Penulis: Irwan Syairwan

Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved