Breaking News:

Firasat Istri Nelayan Sebelum Suaminya Tewas Tenggelam

Sesekali dia menghapus air matanya sambil memeluk erat anaknya serta mengelus perutnya yang kini hamil 3 bulan.

Tribun Timur/Munjiyah
Wahidah (23), istri nelayan yang tenggelam terhimpit tug boot dan kapal tongkang di perairan Biringkassi, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulsel, pingsan mendengar kabar suaminya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Jumat (29/12/2017) 

TRIBUNNEWS.COM, PANGKAJENE - Wahidah (23), istri Ruslan (28), nelayan yang terhimpit tug boot dan kapal tongkang di perairan Biringkassi, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulsel, hanya bisa pasrah mengetahui suaminya ditemukan dalam keadaan meninggal.

Air matanya jatuh membasahi bajunya.

Di pangkuannya, Syakila (5), menanyakan kabar ayahnya,  yang tidak pulang sejak Kamis (28/12/2017).

Sesekali dia menghapus air matanya sambil memeluk erat anaknya serta mengelus perutnya yang kini hamil 3 bulan.

Wahidah mengaku memang memiliki firasat suaminya akan meninggalkannya untuk selama-lamanya.

"Iya firasat itu ada, tiga hari berturut-turut dia perhatian sekali dan memang beda saya rasa. Dia selalu cium dan peluk saya dan anakku. Dia bilang kucium memangmaki mama,anakku nanti nda bisamaki lagi kucium," ujarnya terisak di rumahnya di kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Jumat (29/12/2017).

Kini kenangan itu tinggal kenangan.

Saat ini pelayat membanjiri rumah duka di Kampung Padadae, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel. (Munjiyah)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved