Ruang Kelas SDN Sabagi Sumedang Ambruk Bikin Khawatir Para Orang Tua Murid
Ruang kelas di SDN Sabagi yang terletak di Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, justru ambruk.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG - Di tahun baru, ruang kelas di SDN Sabagi yang terletak di Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, justru ambruk.
Ambruknya ruang kelas tersebut terjadi tepat pada hari libur tahun baru, Senin (1/1/2018), tepatnya satu hari sebelum masuk sekolah setelah masa liburan akhir tahun.
Ambruknya ruang kelas tersebut bukan hanya menjadi perhatian pihak sekolah, tetapi juga orang tua murid.
Ditemui Tribun Jabar di SDN Sabagi pada Selasa (2/1/2018), Aneng (28), orang tua murid, mengaku merasa khawatir dengan keamanan sekolah.
Dia merasa waswas pada keselamatan anaknya bila terus belajar di ruang kelas SDN Sabagi.
Baca: Ketika Deddy Mizwar dan Hidayat Nur Wahid Adu Argumen di Sosial Media
Saat ini, Aneng mengaku tak bisa tenang.
"Ini kan ada yang ambruk, kami tidak tahu ruang kelas lain akan ambruk juga atau tidak," ujar Aneng.
Aneng mengaku khawatir ruang kelas yang ditempati anaknya akan ikut ambruk sehingga membahayakan jiwa anaknya.
Aneng berharap bangunan sekolah segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman dengan bangunan sekolah yang lebih kokoh.
Baca: Abu Gunung Agung Sudah Sampai Gianyar dan Denpasar
Kekhawatiran tampaknya bukan dari orang tua murid saja, tapi juga para murid SDN Sabagi.
Para murid mengaku takut setelah ruang kelas mereka ambruk.
"Takut, takut atapnya jatuh saat belajar," ujar Rizki Nuraini (12), siswa kelas 6 SDN Sabagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ruang-kelas-sdn-sabagi-ambruk_20180102_135743.jpg)