Rumah yang Dihuni 47 KK dan Dua Sekolah Terendam Banjir, Polisi dan Relawan Siaga
Jajaran Polres Bulungan bersama Dinas Sosial, BPBD Bulungan, dan relawan seperti Tagana dan PMI Kabupaten Bulungan melakukan penanganan bencana banjir
Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan
TRIBUNNEWS, TANJUNG SELOR - Hujan yang mengguyur Kabupaten Bulungan sejak Selasa (6/2/2018) sejak pukul 04.00 dinihari hingga siang menjelang sore menyebabkan debit air Sungai Kayan meninggi.
Salah satu anak Sungai Kayan ialah Sungai Urang di Kecamatan Tanjung Palas. Luapan sungai ini menggenangi kawasan permukiman penduduk Dusun Sungai Urang, Kelurahan Tanjung Palas Hilir, Kecamatan Tanjung Palas sejak pagi. Ketinggian air mulai selutut sampai sepinggang orang dewasa.
Air sungai mulai meluap ke kawasan permukiman warga yang dihuni sekitar 47 Kepala Keluarga (KK) sejak pukul 7.30 pagi. Lalu hingga sore hari ketinggian air mulai surut sampai setinggi lutut orang dewasa.
Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry menjelaskan, beberapa warga yang rumahnya tergenang banjir sempat diungsikan ke tenda darurat yang didirikan tim relawan. Beberapa warga juga mengungsi ke tempat tetangga yang rumahnya tidak terkena fampak.
Jajaran Polres Bulungan bersama Dinas Sosial, BPBD Bulungan, dan relawan seperti Tagana dan PMI Kabupaten Bulungan sudah melakukan penanganan bencara di lokasi banjir.
Baca: 11.450 Jiwa Terkena Dampak Banjir Jakarta
"Kita bersama-sama mendirikan tenda di camp perusahaan di sana. Kita juga sudah dirikan dapur lapangan. Termasuk membagikan makanan yang sudah dikemas," kata Kapolres saat dikonfirmasi Tribun, Selasa (6/2/2018) pukul 19.50 malam.
Banjir yang melanda 47 KK menurut keterangan masyarakat sambung Kapolres ialah banjir tertinggi. Melihat potensi hujan yang masih akan turun, sejumlah jajaran Polres Bulungan bersama relawan lain disiagakan di lokasi.
Dipastikan pula petani di daerah tersebut gagal panen akibat banjir yang menggenangi tanamannya. Hewan-hewan ternak warga kata Kapolres masih sempat diselamatkan.
Fasilitas pendidikan seperti SD 015 dan SMP Satu Atap di kawasan permukiman penduduk Sungai Urang tidak luput dari genangan banjir.
Polisi bersama relawan sebut Kapolres masih menganalisa berapa kerugian yang dialami masyarakat Dusun Sungai Urang.
"Kami juga masih memantau potensi hujan sambil menyiagakan personel di lokasi. Dan Alhamdulillah kita bersama instansi lainnya sejauh ini melakukan penanganan yang cepat," kata Kapolres. (Wil)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/banjir-di-kampung-pulo-jatinegara-rendam-ratusan-rumah_20180206_162116.jpg)