Sembilan Ruko Terbakar di Dumai, Delapan Diantaranya Toko Mas
Kasatreskrim Polres Dumai, AKP Awaluddin Syam mengaku bakal meminta keterangan dari petugas keamanan toko mas Indonesia
Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang
TRIBUNNEWS.COM, DUMAI - Delapan toko emas hangus terbakar di Dumai, Selasa (20/3/2018) malam.
Setelah kebakaran berhasil dipadamkan, polisi langsung memasang garis polisi.
Tim Identifikasi Polres Dumai langsung memasang garis polisi di bagian depan ruko yang terbakar.
Kasatreskrim Polres Dumai, AKP Awaluddin Syam, menuturkan pihak kepolisian bakal mengidentifikasi pemilik ruko yang terbakar.
Pihaknya juga meminta bantuan Tim Labforcab Polri di Medan, Provinsi Sumatera Utara.
"Rencananya mereka akan datang secepatnya," papar Awaluddin.
Petugas keamanan Toko Mas Indonesia, Amiruddin sempat kaget, Selasa (20/3/2018) malam.
Pria disapa Pak De itu kaget lantaran ada yang berteriak kepadanya bahwa api muncul dari Toko Mas Berlian Baru.
Posisi toko lantai empat itu hanya berjarak dua ruko dari Toko Mas Berlian Baru.
Baca: Polisi Kembalikan 2,9 Kg Emas Milik Toko Mas Delima yang Digasak Perampok
"Saya waktu itu lagi mau nutup toko. Ada yang manggil Pak De ada api di Berlian Baru," ujar pria paruh baya di lokasi kejadian.
Ia tidak begitu ingat detil kebakaran yang melahap sembilan ruko di Jalan Jendral Sudirman, Kota Dumai.
Pak De merasa kebakaran itu terjadi begitu cepat.
Api pun melahap dari bawah hingga bagian atas ruko lantai dua.
Total ada sembilan ruko yang terbakar.
Delapan di antaranya toko emas.
Satu ruko lagi merupakan toko kelontong atau barang harian.
Tim Identifikasi Polres Dumai langsung memasang garis polisi di bagian depan ruko yang terbakar.
Mereka juga menutup bagian depan ruko yang masih terbuka.
Kasatreskrim Polres Dumai, AKP Awaluddin Syam mengaku bakal meminta keterangan dari petugas keamanan toko mas Indonesia.
Ia diduga jadi saksi pertama yang melihat kebakaran terjadi.
"Kita akan minta keterangan saksi, sebab ia yang pertama kali melihat kebakaran ini," terang Awaluddin usai pemadaman.
Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.
Kerumunan warga di sekitar lokasi kebakaran menganggu upaya pemadaman terhadap ruko yang terbakar di Jalan Jendral Sudirman, Kota Dumai, Selasa (20/3/2018) malam.
Banyaknya warga menyebabkan truk pemadam dan ambulance sulit masuk.
Mereka tampak bergerombol di dekat lokasi kebakaran.
Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo langsung membubarkan kerumuman masyarakat.
Ia meminta masyarakat yang hanya menonton proses pemadaman.
"Kalau tidak berkepentingan sebaiknya menjauh," tegas Eko di tengah kerumuman masyarakat.
Politikus Partai Demokrat ini menyebut bahwa kebakaran ini bencana.
Ia menyebut bahwa bencana ini bukanlah tontonan.
Ia meminta masyarakat untuk menjauh dari lokasi kebakaran.
Petugas dari kepolisian, TNI dan Dinas Perhubungan Dumai ikut membubarkan masyarakat yang berkerumun.
Mereka meminta agar masyarakat tidak mengganggu upaya pemadaman.
"Awas ambulan mau lewat. Bapak ibu tolong menjauh," tegasnya.
90 menit upaya pemadaman belum kunjung membuahkan hasil.
Api masih membakar bagian bawah ruko di Jalan Jendral Sudirman yang terbakar, Selasa (20/3/2018) malam.
Terdengar dentuman berkali-kali dari dalam ruko.
Kebanyakan yang terbakar adalah toko emas. Pantauan Tribun, sejumlah personel pemadam masih berupaya menjinakkan api.
Empat unit truk pemadam membantu upaya pemadaman ruko yang ada.
Ada juga sejumlah mobil tangki sebagai suplai air untuk upaya pemadaman.
Dua unit ambulan juga siaga untuk evakuasi, bila terdapat korban jiwa.
Ruko yang terbakar ternyata ada sembilan. Satu di antaranya toko kelontong, Toko Hasan.
Toko lainnya yakni Toko Mas Cahaya Indah, Toko Mas Cantik, Toko Mas Asia, Toko Mas Indonesia, Toko Mas Paris dan Toko Mas Family Jaya.
Kapolsek Dumai Kota, Iptu Iskandar mengaku belum bisa beri keterangan resmi. Ia menyebut upaya pemadaman masih berlangsung.
Ia belum memastikan sumber api hingga sebabkan sembilan ruko tersebut.
Proses pemadaman ruko yang terbakar di Jalan Jendral Sudirman, Kota Dumai, Selasa (20/3/2018) malam akhirnya membuahkan hasil.
Api berhasil padam setelah dua jam lebih tim pemadamam berjibaku dengan api.
Lima unit truk pemadam ikut bantu proses pemadaman.
Pantauan Tribun, api akhirnya berhasil padam sekitar pukul 23.30 WIB.
Tim pemadam membuka rolling door lantai satu ruko.
Mereka memadamkan percikan api yang masih terlihat.
Mereka juga menyemprotkan air di bagian atas ruko berlantai dua.
Para personel pemadam juga masuk ke dalam ruko guna memeriksa langsung kondisi pasca kebakaran.
"Kita sudah lakukan proses pendinginan, alhamdulillah api sudah bisa dipadamkan," terang Kepala Pelaksana BPBD Dumai, Tengku Izmet kepada Tribun, Selasa malam.
Izmet menyebut api mulai membakar ruko yang ada di tepi jalan protokol sekitar pukul 21.00 WIB.
Ia mengaku belum pastikan sumber api yang menyebabkan sembilan ruko berlantai dua ini terbakar.
"Untuk saat ini kita belum temukan korban jiwa dalam kebakaran ini," tegas pria berkumis ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/toko-mas_20180321_142136.jpg)