Supaya Laris, Penjual Cilok di Banyumas Ini Beri Bonus Video Porno kepada Bocah SD

Tersangka mengiming-imingi para siswa untuk menonton video porno di gawainya dengan syarat membeli ciloknya kembali

Mirror
Ilustrasi - Menonton video porno dari smartphone 

Baca: Lakukan Razia di Ragunan, Aparat Gabungan Temukan 297 Miras Oplosan di Warung Joni

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 37 jo Pasal 32 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman empat tahun penjara dengan pemberatan lebih dari lima tahun.

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, terutama untuk mencari tahu jumlah korban.
Malpa mengimbau masyarakat untuk meningkatkan perhatian terhadap lingkungan sosial anak-anak mereka.

“Kami masih mengkaji dampak psikologi korban, jika diperlukan nanti unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) akan melakukan pendampingan,” pungkasnya.

Penulis: Kontributor Purwokerto, M Iqbal Fahmi

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Ingin Laris, Seorang Penjual Cilok Beri Bonus Video Porno ke Siswa SD

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved