Di Lamongan Kartu PKH Diduga Disalahgunakan untuk Kampanye

Panwaslu Lamongan menelusuri dugaan penyelewengan PKH untuk kepentingan salah satu calon gubernur di Pilkada Jatim.

surya/hanif manshuri
Warga penerima program PKH melapor dan membawa barang bukti ke Panwaslu Lamongan, Rabu (25/4/2018). Warga penerima PKH tersebut mendapatkan stiker salah satu kontestan Pilkada 2018 Jatim. 

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Panwaslu Lamongan menelusuri dugaan penyelewengan PKH untuk kepentingan salah satu calon gubernur di Pilkada Jatim

Ketua Panwaslu Lamongan, Toni Wijaya mengatakan, oknum yang membagikan kartu PKH dibarengi stiker gambar paslon Pilgub Jatim adalah seorang koordinator kelompok penerima PKH.

 "Hasil temuan sementara, yang dilaporkan itu ternyata adalah seorang ketua kelompok penerima PKH dan bukan seorang pendamping," kata Toni.

Meski demikian, pihaknya masih tetap mengusut dan menindaklanjuti laporan masyarakat ini dengan tetap meminta klarifikasi sejumlah pihak terkait.

"Meski bukan pendamping PKH, tetap harus diusut tuntas sesuai pengaduan masyarakat," katanya.

Mulai hari ini klarifikasi pelapor dan sejumlah saksi lainnya dilakukan hingga Sabtu depan.

Toni menuturkan, selain pelapor, pihaknya juga akan meminta keterangan dari pendamping PKH dari desa yang bersangkutan.

Sedangkan Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Lamongan, Bayu Kurniawan, membantah dugaan adanya pendamping PKH yang melakukan pembagian stiker salah satu Paslon Pilgub Jatim kepada warga di Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan.

"Setelah melakukan klarifikasi ternyata tidak ada pendamping PKH yang kampanye dan membagikan stiker salah satu Paslon di Pilgub Jatim kepada warga," terang Bayu Kurniawan, Kamis (26/4/2018) siang.

Bayu Kurniawan mengatakan, yang terjadi di lapangan adalah diduga ada salah satu warga yang membagikan stiker kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan itu tidak diketahui oleh Pendamping PKH yang menjadi fasilitator di desa tersebut.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved