Mei-Juni Awal Musim Kemarau di Kota Bandung

Peneliti Cuaca dan Iklim BMKG Provinsi Jawa Barat Muhamad Iid mengatakan, awal musim kemarau untuk Kota Bandung akan terjadi antara Mei hingga Juni.

Mei-Juni Awal Musim Kemarau di Kota Bandung
dok
Warga melintasi sawah yang mengering akibat kemarau di Desa Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Rabu (29/7/2015). Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) memperdiksikan musim kemarau hingga Oktober mendatang. Sekitar 10 ribu hektare lahan perkebunan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat terancam kekeringan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Peneliti Cuaca dan Iklim BMKG Provinsi Jawa Barat Muhamad Iid mengatakan, awal musim kemarau untuk Kota Bandung akan terjadi antara Mei hingga Juni.

"Berdasarkan prakiraan musim kemarau 2018, untuk Kota Bandung diprakirakan terjadi awal musim kemarau antara Mei dasarian III hingga Juni dasarian II," katanya saat dihubungi Tribun Jabar melalui telepon seluler, Selasa (1/5/2018) pagi.

Muhamad Iid menjelaskan, di beberapa hari minggu terakhir bulan April, intensitas hujan sudah mulai menurun di wilayah Bandung.

Baca: Gunung Agung Erupsi Diikuti Gempa Selama 172 Detik Tadi Malam

"Meskipun pada dasarian I April jumlah curah hujan di Kota Bandung berjumlah 78,4 mm, pada dasarian II April berjumlah 98,3 mm. Sedangkan pada dasarian III April jumlah curah hujan 120,8 mm," ujarnya.

Kemudian, kata Muhamad Iid, untuk beberapa hari ini kondisi kelembaban relatif kering.

Kondisi kelembaban itu menyebabkan pembentukan awan hujan peluangnya kecil.

Selain itu, ada juga gangguan regional dari Siklon Tropis Flamboyan.

"Disamping ada gangguan regional berupa Siklon Tropis Flamboyan di Samudera Hindia. Namun, posisi siklon tropis itu sudah jauh dari Indonesia," ujar Muhamad Iid.

Baca: Setya Novanto Ikhlas Tak Akan Banding, KPK Segera Mengeksekusinya

Dari awal, lanjutnya, dampak siklon tropis itu lebih ke arah gelombang yang bisa mencapai 3 sampai 4 meter di perairan selatan.

"Update terkini kondisi gelombang di perairan selatan Jabar hari ini berkisaran 2,5-3 meter. Untuk esok diprakirakan hingga 2,5 meter," kata Muhamad Iid.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved