6 Cewek Kafe Remang-remang Diamankan Satpol PP, Ditanya KTP Ngakunya Hilang

Tim gabungan mengamankan enam dari tujuh cewek kafe remang-remang di Banjar Padangsumbu Kaja, Desa Padangsambian Klod, Denpasar, Bali, Kamis.

6 Cewek Kafe Remang-remang Diamankan Satpol PP, Ditanya KTP Ngakunya Hilang
Istimewa
Sejumlah petugas saat melakukan penertiban kafe remang-remang di kawasan Banjar Padangsumbu Kaja, Desa Padangsambian Klod, Denpasar Barat, Kamis (3/5/2018) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Tim gabungan mengamankan enam dari tujuh cewek kafe remang-remang di Banjar Padangsumbu Kaja, Desa Padangsambian Klod, Denpasar, Bali, Kamis (3/5/2018) malam.

Keenam orang yang bekerja sebagai waitress tersebut diamankan karena tidak mengantongi identitas diri.

Selain itu, Kafe YPC, tempat mereka bekerja juga ditutup.

Pengamanan dilakukan tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, Polisi, TNI, Pecalang, perbekel hingga pengurus banjar adat.

Penutupan tersebut merupakan tindak lanjut keluhan masyarakat terkait keberadaan kafe yang dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan.

Juga penertiban dan penegakan peraturan daerah atau perda.

Baca: OTT KPK Tangkap 9 Orang, Salah Satunya Anggota DPR RI

Perbekel Desa Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra bersama Kelian Adat Banjar Padangsumbu Kaja, IB Gede Sidiarta, dan Kepala Dusun Banjar Padangsumbu Kaja, I Wayan Merta menjelaskan, keberadaan kafe tersebut telah dikeluhkan warga sejak lama karena dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan.

Hal ini lantaran lokasi kafe yang berada dekat dengan bale Banjar Padangsumbu Kaja dan berdekatan dengan pura banjar.

"Keberadaan kafenya terlalu dekat dengan banjar bahkan pura yang notabene adalah kawasan suci. Masyarakat telah mengeluhkan hal ini sejak 2012 lalu ketika kafe tersebut masih bernama Kafe TC. Sempat tutup namun dibuka lagi dengan nama berbeda yakni Kafe YPC. Masyarakat tetap mengeluhkan karena lokasinya tetap sama dan dianggap mengganggu kenyamanan dan ketertiban," jelasnya.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved