Breaking News:

Polda Riau Diserang

Sosok Pak Ngah, Penyerang Polda Riau yang Berasal Dari Keluarga Terhormat

Ternyata Mursalin adalah putra dari Almarhun Nuryatim, seorang tokoh agama di daerah Pasiran kecamatan Bantan Bengkalis.

Ist
Gubuk miliki terduga teroris, MR alias Pak Ngah di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai saat Tim Densus 88 Anti Teror Polri bersama Polres Dumai melihat kondisi terkini gubuk itu, Kamis (17/5/2018). (Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang) 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNNEWS.COM, BANTAN - Mursalin alias Pak Ngah diidentifikasi sebagai seorang dari pelaku penyerangan Mapolda Riau.

Polisi melacak keterangan terkait sosok pria asal Kabupaten Bengkalis tersebut.

Ternyata Mursalin adalah putra dari Almarhun Nuryatim, seorang tokoh agama di daerah Pasiran kecamatan Bantan Bengkalis.

Baca: Status-status Istri Dita Sebelum Meledakkan Diri Bersama Dua Putrinya

Baca: Dari Sepatu, Terungkap Teroris Penyiksa Polisi di Rutan Mako Brimob

Baca: Kena Sabetan Pedang, Ini Kabar Terbaru Bripka John Hendrik Korban Serangan di Mapolda Riau

Jenazah pelaku penyerangan Mapolda Riau, Mursalim alias Pak Ngah akhirnya dimakamkan di Desa Pasiran Kecamatan Bantan. TRIBUN PEKANBARU/MUHAMMAD NATSIR
Jenazah pelaku penyerangan Mapolda Riau, Mursalim alias Pak Ngah akhirnya dimakamkan di Desa Pasiran Kecamatan Bantan. TRIBUN PEKANBARU/MUHAMMAD NATSIR (Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir)

Namun tidak banyak sepak terjang Mursalin atau Pak Ngah yang diketahui masyarakat Pasiran.

Pasalnya sejak tamat sekolah menegah atas (SMA) Pak Ngah sudah meninggalkan desa Pasiran.

"Kami kurang begitu tahu dengan kepribadian Mursalin ini karena memang sudah lama meninggalkan Desa Pasiran ini," ungkap Amin Kades Pasiran kecamatan Bantan pada Tribunbengkalis.com.

"Mursalin ini memang sudah lama pindah dari desa Pasiran kalau tidak salah sekitar tiga puluh tahun lalu perkirakan sejak tamat SMA," ungkap Kades.

Sementara itu, keterangan Kades kalau keluarga Mursalin yang tinggal di Pasiran sangat dihargai masyarakat.

Karena kedua orangtuanya merupakan guru agama di Pasiran sudah sejak lama.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved