Keguguran Karena Tenggak Miras, Motif Penculikan Bayi di Kota Bandung

Leni dan Siti akhirnya menjalin komunikasi selayaknya sesama ibu hamil, bertukar nomor ponsel, berkirim pesan dan akhirnya nekat menemui Siti di rumah

Editor: Hendra Gunawan
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo saat menyerahkan bayi yang diculik ke rumah ibunya di Rancacili, Kota Bandung Jumat (13/7). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -Tersangka kasus penculikan bayi berusia lima hari di Kota Bandung, Leni Marlina (23), mengaku sengaja menculik bayi milik Siti Nurcahyati (23) dan suaminya, Riki (23) warga Rancacili Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Mekarsari Kota Bandung.

Bayi diambil Leni di kediaman Siti pada Kamis (12/7/2018). Pada Jumat (13/7/2018) pagi, polisi menangkap Leni di kediamannya di Cipamokolan Kecamatan Rancasari Kota Bandung sekaligus mengamankan bayi tersebu‎t.

Baca: Tragedi di Toba Nyaris Terulang, KM Roma Parsaulian Terombang-ambing Tali Kemudi Putus

Leni mengaku membawa bayi tersebut karena ia yang sempat hamil namun keguguran tanpa sepengetahuan suami dan keluarganya.Ia keguguran karena setelah menenggak minuman keras.

"Saya stres, ada masalah rumah tangga. Kemudian teman saya ngajak minum (minuman keras) dan akhirnya saya keguguran. Saya tidak bilang suami dan keluarga," ujar Leni.

Setelah keguguran, ia stres dan masih terobsesi untuk memiliki bayi. Sementara itu, Leni mengenal Siti di sebuah Puskesmas di Rancasari saat kontrol kandungan rutin.

Leni dan Siti akhirnya menjalin komunikasi selayaknya sesama ibu hamil, bertukar nomor ponsel, berkirim pesan dan akhirnya nekat menemui Siti di rumahnya.

"Saya ke rumahnya Siti. Asalnya tidak berniat mengambil bayi, tapi karena saya punya beban anak saya keguguran dan tidak diketahui suami dan keluarga, saya akhirnya mengambil bayi tersebut untuk menutupi keguguran kandungan saya," katanya.

Selama kurang lebih lima bulan, ia menutup rapat kegugurannya dari suami.

Ia tetap mengaku hamil. Setelah mengambil bayi tersebut, ia menghubungi keluarganya untuk menjemput Leni dan bayi Siti yang diculik.

"Saya dijemput mertua di depan sebuah klinik di Binong. Saya ngakunya baru lahiran dan keluarga saya percaya. Selama satu hari di rumah, saya merawat bayi itu," ujar Leni.

Leni ditangkap dikediamannya pada Jumat (13/7). Bayi turut diamankan. Kapolrestabes Bandung Hendro Pandowo mengantarkan bayi tersebut ke rumah Siti.

Kasus penculikan bayi milik Siti menghebohkan warga tempat tinggal Siti.

Saat Hendro mengantarkan bayi, warga tampak menyambut gembira bayi tersebut.

"Alhamdulillah bayi tersebut sudah kembali, terima kasih pak polisi," kata sejumlah ibu-ibu saat melihat Kapolrestabes dan anggota polisi lainnya mengantarkan bayi.

Sumber: Tribun Jabar
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved