Jambret Menangis Saat Gelar Perkara di Mapolsek Laweyan Solo, Ini Pemicunya

Nur Wahyudi (24) warga Joyotakan, Serengan Solo diringkus polisi, Senin (23/7/2018).

Jambret Menangis Saat Gelar Perkara di Mapolsek Laweyan Solo, Ini Pemicunya
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Jambret di Solo Ini Menangis Saat Ditangkap Polisi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Nur Wahyudi (24) warga Joyotakan, Serengan Solo diringkus polisi, Senin (23/7/2018).

Ia ditangkap polisi karena menjambret tas milik Reza Ayu (18) saat berada di Jalan Sido Luhur, Laweyan, Solo.

Sempat pelaku dihakimi massa usai sepeda motor yang dipakai pelaku menjambret tertabrak trotoar.

Nur pun menangis sesenggukan saat digelandang ke Polsek Laweyan Solo.

Kapolsek Laweyan, Kompol Ari Sumarwono menjelaskan, kejadian itu berawal saat korban yang  akan mendaftar kuliah di Universtias Muhammadiyah Surakarta (UMS) sedang melintas bersama temannya di kawasan Kampung Batik Laweyan.

Di arah berlawanan, lanjut Kapolsek, melintaslah Nur Wahyudi. Saat Nur melihat korban yang sedang bermain ponsel, ia pun berbalik arah dan mengambil paksa tas korban.

"Yang diincar sebenarnya ponsel, tetapi tangannya tak dapat menjangkaunya. Lalu ia mengambil tas korban," katanya.

Sadar tasnya dijambret, Reza Ayu pun berteriak sambil berusaha mengejar pelaku.

Sampai beberapa meter kemudian sepeda motor pelaku oleng karena menabrak trotoar. Nur pun jatuh tersungkur.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved