Breaking News:

Gas Elpiji 3 Kaligram Langka, Pedagang Bilang Ini Penyebabnya

Meskipun pasokan dari agen dan pertamina dibatasi, Yaman mengaku tak menaikkan harga elpiji berukuran tiga kilogram itu

Tribunnews/JEPRIMA
Pekerja saat melakukan pengisian Gas LPG 3 Kg di Depot LPG Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (21/5/2018). PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan pasokan gas elpiji 3 kilogram selama Ramadan dan Lebaran 2018, Pertamina menambahkan stok gas elpiji hingga empat persen dari kebutuhan elpiji rata-rata harian untuk mengantisipasi kebutuhan yang meningkat selama Ramadan. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Elpiji ukuran tiga kilogram dilaporkan mulai langka di kota pahlawan sekitar sebulan terakhir.

Seorang pragang bernama Yaman Ismanto menyebut pasokan tabung gas hijau ini tengah dibatasi oleh pertamina.

Pemilik pangkalan elpiji di kawasan Jalan Tambak Asri, Krembangan, Surabaya itu menjelaskan, pihaknya hanya dikirimi sekitar 200 tabung saja per harinya. 

"Sebelum dibatasu saya bisa menjual 500 sampai 600 elpiji tiga kilogram per hari," beber Yaman pada TribunJatim.com, Selasa (4/9/2018). 

Meskipun pasokan dari agen dan pertamina dibatasi, Yaman mengaku tak menaikkan harga elpiji berukuran tiga kilogram itu.

Dia mengaku masih membandrolnya di angka Rp 15.500,00.

Namun, konsumennya tak hanya sekadar warga, namun juga  melainkan juga pengecer.

Yaman menyebutkan, para pengecer nantinya akan menjual elpiji 3kg ke warga seharga 18.000,00 sampai Rp 18.500,00 per tabung.

"Ya semoga bisa kembali normal lagi, ini juga demi kebutuhan masyarakat sehari-hari kan," kata Yaman.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved