Polda Jatim Menduga Ada Kecurangan yang Menyebabkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Jatim menindaklanjuti adanya kelangkaan tabung gas elpiji tiga kilogram di pasaran.

Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas tengah meata gas elpiji 3kg yang kosong 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Jatim menindaklanjuti adanya kelangkaan tabung gas elpiji tiga kilogram di pasaran.

Mereka turun tangan untuk memastikan apakah ada praktik kecurangan usaha yang menyebabkan ketersediaan gas elpiji 3 kg itu langka. 

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofik Ripto Himawan memaparkan pihaknya telah memperoleh informasi dari masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji tiga kilogram.

Pihak Kepolisian bahkan telah melakukan penyelidikan terkait kelangkaan tersebut.

"Anggota sudah berada di lapangan," ujarnya saat dihubungi Surya, Selasa (4/9/2018).

Pihak Kepolisian akan mencari tahu potensi adanya dugaan lain yang mengarah pada tindakan sehingga memicu kelangkaan gas elpiji tiga kilogram tersebut.

Meski demikian, Rofik tidak menjelaskan secara detail terkait keterlibatan anggotanya untuk menindaklanjuti kelangkaan yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminal atau melanggar hukum.

"Masih dalam proses penyelidikan," ucapnya singkat. 

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved