Kecelakaan Maut di Sukabumi

Saat Sopir Bilang Oke, Bus Pariwisata Loncat dan Masuk Jurang

Bus pariwisata masuk jurang sedalam 25 meter di jalur alternatif Cikidang- Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018) siang

Saat Sopir Bilang Oke, Bus Pariwisata Loncat dan Masuk Jurang
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kecelakaan bus di Sukabumi mengakibatkan 21 orang tewas, Sabtu (8/9/2018). TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ 

TRIBUNNEWS.COM, SUKABUMI - Sebuah bus pariwisata masuk jurang sedalam 25 meter di jalur alternatif Cikidang- Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018) siang, mengakibatkan 21 orang meninggal, termasuk sopir.

Para penumpang bus merupakan karyawan dealer motor PT Catur Putera Group Bogor yang hendak menuju tempat wisata Bravo Adventure Camp, Kampung Bantar Selang, Kecamatan Cikidang, dan berencana berwisata arung jeram di Sungai Citarik.

Dendi Kinong (45), pemandu wisata rombongan bus menceritakan, dirinya sudah mengingatkan kepada sopir bus untuk berhati-hati karena ada jalan menurun curam dan rawan kecelakaan.

Selain tanjakan dan turunan yang curam, juga terdapat tikungan tajam di jalur alternatif tersebut.

"Pas mau masuk ke Bravo, itu ada turunan. Saya sudah ingatkan. Hati-hati pak. Sopir bilang, 'Oke'. Tiba-tiba bus loncat dan masuk jurang," ungkap Dendi yang juga warga asal Cikidang itu.

Saat itu, bus bernomor polisi B 7025 SGA etrsebut melintasi jalan berkelok dan menurun berbentuk letter S di Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Diduga sopir tak mampu mengendalikan busnya saat melewati jalan curam berbentuk letter S tersebut.

"Pas belokan, bus masuk ke jurang sebelah kanan. Kedalaman sekitar 25 meter," lanjut dia.

Baca Selengkapnya di Halaman Berikut >>>

Editor: ade mayasanto
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved