Tabanan Kembali Jadi Kabupaten Terbaik Pariwisata di Ajang Indonesia’s Attractiveness Award

Tabanan menerima peringkat platinum untuk kategori kabupaten terbaik dalam pengembangan pariwisata.

Tabanan Kembali Jadi Kabupaten Terbaik Pariwisata di Ajang Indonesia’s Attractiveness Award
HandOut/Ist
Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti saat menerima penghargaan Platinum Pariwisata dari Menteri Dalam Negeri Indonesia Tjahjo Kumolo dan didampingi oleh CEO Frontier, Hadi Irawan dalam acara malam penganugerahan Indonesia's Attractiveness Award di Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (13/9/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk kedua kalinya, Kabupaten Tabanan, Bali meraih penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award.

Tabanan menerima peringkat platinum untuk kategori kabupaten terbaik dalam pengembangan pariwisata.

Penghargaan diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kepada Bupati Tabanan Bali Ni Putu Eka Wiryastuti di Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (14/9/2018) malam.

Ni Putu Eka Wiryastuti mengucapkan rasa bahagia atas penghargaan tersebut.

“Puji syukur atas penghargaan ini, penghargaan ini merupakan dukungan untuk membangun dan membuat perubahan. Penghargaan ini ditujukan untuk masyarakat Tabanan karena mereka adalah pelaku serta penikmat penghargaan ini secara langsung. Penghargaan ini juga berkat kinerja dan dukungan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dinas terkait," ujar Eka pada kesemptan tersebut.

Disebutkan, sektor pariwisata merupakan salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seringkali memberikan kontribusi besar bagi perkembangan suatu daerah.

Hal demikian senada dengan apa yang telah diwujudkan Bupati Eka.

“Saat ini kami juga terus mengembangkan pariwisata yang ada di Tabanan diantaranya dengan meningkatkan desa wisata yang saat ini berjumlah 22 desa dengan kearifan lokal daerahnya masing-masing. Selain itu kita juga sudah memiliki 97 BUMDes di Tabanan," papar dia.

Selain itu, Bupati Tabanan juga menggerakan wisata untuk mengedukasi anak-anak dan pemuda zaman sekarang untuk mempelajari dan mencintai wisata lokal.

“Kami juga saat ini sedang mengembangkan wisata yang mengedukasi para generasi muda agar mereka mencintai dan ikut melestarikan budaya yang kita miliki. Karena saat ini banyak sekali generasi muda yang tidak mengetahui dan kurang menyukai budaya lokal, banyak dari mereka lebih senang untuk berkunjung ke wisata modern padahal dengan mereka mempelajari budaya dan wisata lokal mereka akan mempunyai wawasan untuk mengembangkan budaya lokal dan wisata yang ada di daerah itu sendiri," jelas Bupati Eka.

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved