Diduga Aliran Sesat, Kegiatan Kelompok yang Diketuai G Sementara Dilarang

Sekernan atau lainnya untuk tidak lagi berkomentar di media sosial yang isinya menghina ataupun menimbulkan unsur provokasi.

Diduga Aliran Sesat, Kegiatan Kelompok yang Diketuai G Sementara Dilarang
Tribun Jambi/Samsul Bahri
Jajaran Sat Intelkam Polres Muarojambi bersama Pemerintahan Desa Sekernan, Polsek Sekernan dan Masyarakat setempat menggelar musyawarah bersama kelompok yang diduga sesat di Desa Sekernan. Rapat ini digelar pada Rabu (19/9/2019) bertempat di rumah Kepala Desa Sekernan, Hendri Adam. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNNEWS.COM, MUAROJAMBI - Kegiatan kelompok pengkajian yang diduga sesat dan diklaim diketuai oleh G untuk sementara dihentikan.

Kesepakatan ini didapat setelah Jajaran Sat Intelkam Polres Muarojambi bersama Pemerintahan Desa Sekernan, Polsek Sekernan dan masyarakat setempat menggelar musyawarah bersama kelompok yang diduga sesat di Desa Sekernan.

Rapat ini digelar pada Rabu (19/9) bertempat di rumah Kepala Desa Sekernan, Hendri Adam.

Baca: Hidayat Bantah PKS Ajukan Mardani Jadi Wagub DKI Pengganti Sandi

Penghentian sementara dari kegiatan kelompok ini menjelang keluarnya putusan dari MUI mengenai sesat tidaknya aliran yang diajarkan dalam kelompok ini.

Dalam kesempatan ini juga Kasat Intelkam Polres Muarojambi, AKP Dastu juga meminta kepada masyarakat Sekernan atau lainnya untuk tidak lagi berkomentar di media sosial yang isinya menghina ataupun menimbulkan unsur provokasi.

"Karena, dengan berbicara di Medsos tanpa ada dasar apa lagi sampai menghina orang ataupun sekelompok orang itu dapat terkena tindakan pidana atau terjerat Undang Undang ITE. Jadi saya meminta kepada tokoh-tokoh masyarakat Desa Sekernan atau masyarakat lainnya agar dapat menjelaskan kepada masyarakat mengenai hal ini," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Kagiatan Kelompok yang Diduga Aliran Sesat Pimpinan G di Sekernan Dihentikan Sementara,

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved