Kena Usus Buntu, Kanjeng Dimas Tak Jadi Tunjukkan 'Kesaktian'

Tak hanya Dimas Kanjeng, Majelis Hakim juga tak terlihat di ruang persidangan di PN Surabaya di Jalan Arjuno.

Editor: Hendra Gunawan
Surya/Sudharma Adi
Dimas Kanjeng Taat Pribadi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sidang lanjutan Dimas Kanjeng Taat Pribadi ditunda lagi.

Dalam sidang dengan agenda kesaksian pada Rabu (19/9/2018) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, JPU dan Majelis Hakim pun juga tak terlihat dalam ruang sidang di PN Surabaya.

Perlu diketahui, dalam sidang lanjutan kali ini terkait kasus penipuan Rp 10 miliar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Hari Basuki mengatakan, sidang Dimas Kanjeng ditunda lantaran mengaku sakit.

Kata Hari, dalam surat sakit yang diserahkan, Dimas Kanjeng mengaku mengalami usus buntu.

Baca: Hakim Tegur Irvanto Karena Bantah Terima 500 Ribu Dollar Singapura dari Fayakhun untuk Setnov

Namun, pada sidang sebelumnya yang juga ditunda, tim dokter di Rutan Medaeng telah berkirim surat ke Majelis Hakim bila Dimas Kanjeng mengalami sakit perut.

Padahal, dalam sidang kali ini, agenda yang akan berlangsung adalah Dimas Kanjeng akan membuktikan 'kesaktiannya' di hadapan hakim.

Rencananya, yang akan menunjukkan 'kesaktiannya' dalam hal menggandakan benda.

Tak hanya Dimas Kanjeng, Majelis Hakim juga tak terlihat di ruang persidangan di PN Surabaya di Jalan Arjuno.

Halaman
12
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved