Breaking News:

Gempa di Sulteng

Logistik Menipis, Pengungsi Mulai Kelaparan

Tapi warga yang terus berdatangan ini saling berdempetan, hingga petugas harus lakukan teguran.

Tribun Timur/darul amri
Pengungsi korban tsunami di Palu 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Puluhan warga Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) berteriak lapar, depan Korem 132 Tadulako, Palu, Senin (1/10/2018).

Warga yang datang ini mengaku, sudah mulai lapar karena persediaan logistik sudah habis. Ditambah lagi antrean dari sejak subuh hingga menjelang siang.

"Kami lapar pak, itu wartawan didalam coba foto lalu beritakan ini biar presiden Jokowi tahu kondisi kami disini," teriak warga lalu menunjuk kearah wartawan.

Antrean warga untuk mendata keluarga di Posko Korem Tadulako Jl Jenderal Sudirman Kota Palu ini, sempat saling dorong dengan petugas jaga gerbang.

Bahkan, para warga yang didominasi perempuan atau ibu rumah tangga (Irt) ini, sempat berdebat dengan prajurit TNI yang bertugas menjaga antran warga.

Pihak TNI meminta agar warga tertib dan mengantre. Tapi warga yang terus berdatangan ini saling berdempetan, hingga petugas harus lakukan teguran.

Diketahui saat ini di pusat Kota Palu dan info yang terhimpun Palu Barat dan juga Kabupaten Sigi kesulitan mendapatkan losgistik, obat, air bersih dan tenda. (*)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved