Empat Aktivis Mahasiswa Diduga Dianiaya Oknum Polisi di Makassar

Empat mahasiswa mengalami tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi di asrama Mahasiswa Papua, Sabtu (13/10/2018).

Empat Aktivis Mahasiswa Diduga Dianiaya Oknum Polisi di Makassar
Tribun Timur/Darul Amri
Suasana di depan Asrama Mahasiswa Papua Makassar, Jl Lanto Daeng Passewang, Kota Makassar. TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Empat mahasiswa mengalami tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi di asrama Mahasiswa Papua, Sabtu (13/10/2018).

Peristiwa dugaan penganiayaan terjadi di Asrama Mahasiswa Papua Makassar, Jl Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar, Sulsel, sekitar pukul 22.30 Wita, malam.

Empat mahasiswa yang mengalami kekerasan oknum Polri itu, Ketua PMII FAI UMI Fahri, Sekjen PPMI Makasaar Imam dan dua aktivis, Amri dan Wildan.

Baca: BREAKING NEWS: Kota Manado Diguncang Gempa 5,6 Skala Richter

"Banyak teman kami yang dipukul, kalau empat teman ini sempat disekap dalam mobil mereka (polisi)," ujar salah satu mahasiswa yang menjadi korban.

Tidak hanya dipukul dan disekap dalam mobil polisi depan asrama Mahasiswa Papua Makassar, korban Amri, selain dipukul, dia juga ditodong senjata.

"Itu Amri ditodong senjata, ada itu salah satu petugas todong senjatanya. Jadi itu senjata ditodong antara dagu dan leher," ujar korban lain yang enggan menyebutkan nama.

Baca: Prabowo Mengaku Sudah Berteman dengan Din Syamsuddin Sejak Tahun 1990-an

Diketahui, peristiwa dugaan penganiayaan dilakukan oknum polisi dari Polrestabes Makassar terjadi saat panggung pembebasan yang digelar di Asrama Mahasiswa Papua.

Kegiatan ini mengangkat tema "Papua Darurat HAM" yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Papua Barat dan Aliansi Mahasiswa Papua di Kota Makassar.

Acara tersebut adalah acara panggung bebas ekspresi, seperti membaca puisi, musik, dan diskusi yang dilaksanakan sejak sore hingga malam hari.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved