Sopir Ditahan, Pikap dan 15 Drum Minyak Mentah Jadi Barang Bukti

Satuan Resort Reskrim (Satreskrim) Polres Bireuen menangkap satu unit mobil angkutan barang jenis pikap bersama 15 drum minyak mentah.

Sopir Ditahan, Pikap dan 15 Drum Minyak Mentah Jadi Barang Bukti
Serambi Indonesia/Yusmandin Idris
Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto SE SH. SERAMBI INDONESIA/YUSMANDIN IDRIS 

TRIBUNNEWS.COM, BIREUEN - Satuan Resort Reskrim (Satreskrim) Polres Bireuen menangkap satu unit mobil angkutan barang jenis pikap bersama 15 drum minyak mentah di kawasan Desa Meunasah Gadong, Kecamatan Kota Juang, Jumat (19/10/2018) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dalam pengembangannya, petugas kemudian menahan sopir berinisial Rz (51), warga Paya Peutheut, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe di Mapolres Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto SE SH, melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Riandi Oktama SH kepada Serambi, Sabtu (20/10/2018) malam mengatakan, pada Jumat malam lalu, sejumlah anggota Satreskrim yang dipimpinnya melakukan patroli rutin ke berbagai ruas jalan, baik di kawasan Kota Juang maupun kecamatan lainnya.

Saat sedang patroli, petugas mendapat informasi dari masyarakat kalau ada dugaan satu unit pikap mengangkut minyak mentah yang dibeli di kawasan Desa Blang Seupeung, Kecamatan Jeumpa melintas melalui jalan Desa Blang Rheum.

Mendapat laporan tersebut, tim bergerak ke kawasan itu dan di kawasan persimpangan Desa Meunasah Gadong, berpapasan dengan pikap tersebut sehingga langsung menghentikannya.

Baca: Mengintip Kehidupan PSK Waria di Bali, Melani Pernah Berpenghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Sebagaimana biasa, petugas lalu memeriksa muatan kendaraan beserta surat-suratnya.

Saat itu, petugas melihat ada 15 drum minyak yang di bagian atasnya ditimbun buah kelapa yang menurut sopir pikap untuk dipasarkan.

Setelah memastikan ada barang bawaan yang mencurigakan, petugas meminta surat izin pengangkutan minyak mentah.

Tetapi sopir pikap yang diduga sekaligus sebagai pemilik minyak mentah tersebut belum dapat menunjukkan surat izin.

"Pengemudi tidak dapat memperlihatkan surat itu, makanya kendaraan beserta sopir dibawa ke Polres Bireuen untuk diperiksa lebih lanjut," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved