Buntut Ratusan Mahasiswa Tawuran, Perkuliahan UIN Alauddin Makassar Diliburkan T

Tawuran yang melibatkan mahasiswa dari dua fakultas berbeda UIN Alauddin Makassar selama dua hari berturut turut akhirnya terhenti

Buntut Ratusan Mahasiswa Tawuran, Perkuliahan UIN Alauddin Makassar Diliburkan  T
KOMPAS IMAGES
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Tawuran yang melibatkan mahasiswa dari dua fakultas berbeda Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar selama dua hari berturut turut akhirnya terhenti.

Tawuran ini terhenti setelah puluhan personel kepolisian membubarkan paksa. Pihak Kampus sendiri meliburkan seluruh perkuliahan selama tiga hari mulai Rabu (24/10/2018).

Tawuran yang melibatkan mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dengan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi di Kampus Dua UIN Alauddin Makassar, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, akhirnya terhenti setelah puluhan aparat TNI - Polri tiba dengan senjata lengkap.

"Kami bersama aparat TNI akan mensterilkan kampus untuk mencegah tawuran susulan sebab sudah berlangsung selama dua hari dan ini tidak boleh dibiarkan" kata Kompol Muh. Fajri, Wakapolres Gowa yang dikonfirmasi Kompas.com saat memimpin pengamanan di kampus pada Rabu, (24/10/2018).

Gara-gara futsal Bentrok fisik yang dipicu oleh ketersinggungan dalam olahraga futsal ini mengakibatkan puluhan kendaraan rusak.

Dua mahasiswa yang diduga provokator bentrokan berhasil diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Gowa.

Pihak kampus sendiri telah mengambil kebijakan untuk meliburkan seluruh perkuliahan selama tiga hari.

Suasana Kampus Dua UIN Alauddin Makassar sendiri saat ini tampak lengang dan puluhan aparat kepolisian masih melakukan penjagaan di dalam Kampus.

"Kami telah mengambil kebijakan untuk melibutkan perkuliahan hingga hari Jumat dan terkait mahasiswa yang terkibat tawuran akan diberikan sanksi yang tegas" kata Aisya, Wakil Rektor III UIN Alauddin Makassar. Video Pilihan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perkuliahan UIN Alauddin Makassar Diliburkan Pasca-tawuran Ratusan Mahasiswa

Editor: Sugiyarto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved