Mekeng Ingin Menjadikan Maumere Kota Jazz Internasional

Penggagas Maumere Jazz Fiesta Flores (MJFF) Melchias Markus Mekeng ‎mengaku mendapat inspirasi dari Montreux dan Rotterdam.

Mekeng Ingin Menjadikan Maumere Kota Jazz Internasional
Ist/Tribunnews.com
Konser MJFF di Grass Track Wairita, Maumere, Minggu (28/10/2018) malam. 

Dalam pengamatannya, ‎masih banyak hal yang masih harus dilakukan agar kota Maumere berproses bisa seperti Montreux dan Rotterdam. Persoalan utama adalah penerbangan yang masih sulit dan mahal.

Hingga saat ini, belum ada penerangan langsung dari Jakarta ke Maumere. Semua masih transit di Bali maupun Kupang.

"Tiket juga masih sangat mahal. Pulang-pergi Jakarta-Maumere, misalnya, harus keluarkan uang Rp 4-5 juta. Itu baru sendiri. Gimana kalau bawa keluarga, sudah pasti sangat mahal. Ini yang harus diatasi oleh segenap pihak terkait," tutur Mekeng yang merupakan putra asli kota Maumere ini.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah pembangunan infrastruktur jalan, hotel dan restoran. Wisatawan tidak akan datang ke Maumere jika jalan-jalan menuju tempat wisata rusak dan hotel tidak tersedia. Transportasi juga mahal dan sulit dicari.

"Yang tidak kalah pentingnya setiap tempat wisata harus ada tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang bersih. Penginapan dan kuliner juga harus diperbanyak. Toko sovenier perlu dibangun. Itu semua harus disiapkan agar orang berwisata ke Maumere, ada cerita ketika pulang," tutur Ketua Komisi XI DPR ini.

Dia menegaskan MJFF yang digagasnya hanya pendorong saja. Langkah selanjutnya, Pemda dan Pemerintah Pusat serta pihak swasta bisa bersinergi untuk membangun Maumere.

"Semakin banyak wisatawan masuk, pendapatan daerah akan meningkat. Kesejahteraan rakyat juga meningkat," tutur Mekeng.

Salah satu musisi yang mengisi acara itu, Glen Fredly mendukung ide menjadikan Maumere sebagai kota jazz internasional. Dia juga mendukung agar pentas MJFF digelar tiap tahun. Namun dia berharap tidak hanya seremonial semata, tetapi benar-benar bisa membawa perubahan ekonomi masyarakat.

"Ide menjadikan Maumere sebagai kota jazz internasional sangat luar biasa. Nah bagaimana even seperti ini bisa meningkatkan kehidupan masyarakat. Itu yang harus dikerjakan supaya tidak sekedar hanya seremonial," ujar Glen.

Ketua Penyelenggara MJFF Januarius G Goleng mengemukakan, sejumlah artis nasional hadir meramaikan konser tersebut. Di antaranya Glenn Fredly, Gilang Ramadhan, Reza Artamevia, dan Andien.

Kemudian kelompok unik yang merepresentasikan musisi dari Timur Indonesia yaitu Papua Orginal. Ada lagi para musisi yang aktif menggali kekuatan tradisonal yang tergabung dalam Komodo Project yaitu Ivan Nestorman, Adi Darmawan, dan Krisna Prameswara. 

Penulis: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved