Selasa, 14 April 2026

Waspadai Hujan Lebat akan Terjadi di Sumatera Utara dalam LIma Hari ke Depan

Gelombang tinggi diperkirakan terjadi di Perairan Enggano-Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan

Editor: Eko Sutriyanto
Ilustrasi hujan lebat. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi selama lima hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Sumatera Utara (Sumut) bakal dilanda oleh hujan lebat.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R Prabowo mengatakan hujan lebat tersebut, juga berpotensi menimbulkan banjir dan longsor.

"Dalam lima hari ke depan berdasarkan pantauan dan analisis menunjukkan curah hujan dengan intensitas lebat masih terus berpeluang terjadi yang dapat berpotensi mengakibatkan bencana, antara lain genangan, banjir, longsor, banjir bandang dan puting beliung," katanya, Jumat (16/11/2018).

Dikatakan Mulyono, kondisi cuaca ini, didasarkan oleh analisis dinamika atmosfer di mana menguatnya massa udara dari Asia dan Australia.

Ini akan mempengaruhi pembentukan daerah tekanan rendah dan pola-pola sirkulasi di sekitar wilayah Indonesia.

Baca: Warga Lampung Dimiinta Waspadai Hujan Lebat dan Potensi Angin Puting Beliung dalam 3 Hari

Selain itu, adanya aliran massa udara basah dari Samudra Pasifik dan Samudera Hindia yang masuk ke wilayah Sumatera, Jawa hingga Kalimantan, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara turut mendukung pertumbuhan awan hujan.

"Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia, terutama hingga tanggal 19 November 2018 mendatang,"katanya.

Adapun daerah-daerah yang berpotensi dilanda hujan tersebut, yakni Provinsi Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Bengkulu, Sumsel, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Yogyakarta, Jatim, Kalbar, Kalteng, Kalut, Sulteng, Sulut, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Muncul potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter diperkirakan terjadi di Perairan Enggano-Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Jawa.

"Karenanya kita mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, puting beliung, angin kencang, pohon tumbang maupun jalan licin," katanya. (akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved