Korban Pencabulan Ayah Tiri Tak Melapor Selama 8 Tahun Karena Khawatir Keselamatan Ibu dan Adiknya

Pelaku melakukan aksi sejak korban SMP hingga menempuh kuliah di sebuah universitas di Yogyakarta.

Korban Pencabulan Ayah Tiri Tak Melapor Selama 8 Tahun Karena Khawatir Keselamatan Ibu dan Adiknya
kompas.com
ilustrasi pencabulan anak 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Pelaku pencabulan di Kecamatan Purwosari, Gunungkidul, Yogyakarta, S (48), sering mengancam anak tirinya untuk memuluskan aksi bejatnya hingga 8 tahun.

Pelaku melakukan aksi sejak korban SMP hingga menempuh kuliah di sebuah universitas di Yogyakarta.

Kapolsek Purwosari AKP Budi Kustanto mengatakan, pelaku mengaku baru 6 kali melakukan pencabulan, namun jika dilihat dari rentang 8 tahun, polisi masih mendalami pengakuan tersebut.

Tersangka disebut kerap mengancam kala beraksi. Ia tak segan melakukan apa saja untuk mendapatkan keinginannya.

"Korban khawatir keselamatan ibu kandungnya, dan juga dua orang adiknya," kata Budi, kepada wartawan, Minggu (25/11/2018).

Baca: Guru Honorer Diduga Cabuli 4 Siswanya, Keluarga Korban Tak Lapor Polisi

Perbuatan pelaku terhadap korban dimulai sejak korban duduk di bangku kelas IX SMP.

Meski memberontak, namun pelaku tetap nekat melakukan perbuatan. Korban diminta melayani nafsu S setiap rumahnya di Kecamatan Purwosari, sedang sepi.

Baca: TERPOPULER: Lolos Passing Grade SKD? Cek Jadwal SKB CPNS 2018 dan Contoh Kasus Soal Tes

Bahkan, berlanjut ketika korban menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

"Ancaman dan intimidasi selalu diberikan S, bahkan S mengancam melukai ibu dan saudara korban apabila tidak menuruti keinginannya," ucap kapolsek.

"Karena latar belakang ancaman, korban tidak berani melapor," tambah dia. Peristiwa bertahun-tahun itu terbongkar setelah pelaku marah ketika korban tidak pulang pada Jumat (23/11/2018).

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved