Kapal Tenggelam, Keluarga Korban Minta Basarnas Pusat Terjun Bantu Pencarian 7 ABK KM Multi Prima

Tim SAR Mataram hingga kini masih belum bisa menemukan tujuh orang ABK KM Multi Prima 1 yang tenggelam di sekitar perairan Pulau Kapoposang, Bali.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Willem Jonata
nova.grid.id
Ilustrasi kapal tenggelam 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim SAR Mataram hingga kini masih belum bisa menemukan tujuh ABK KM Multi Prima 1 yang tenggelam di sekitar perairan Pulau Kapoposang, Bali.

Salah satu keluarga korban kapal tenggelam, Ummi Hadyah Saleh (Umay) meminta kepada Basarnas Pusat untuk ikut membantu pencarian tujuh orang ABK yang masih hilang.

Ayahnya M Pande Saleh (67) yang merupakan satu dari tujuh orang ABK hingga kini belum ditemukan. Umay meminta Basarnas Pusat turun tangan membantu pencarian ayahnya.

Baca: Perahu Nelayan Terbelah jadi Dua Diterjang Ombak Besar di Perairan Pantai Baron

"Kami sekeluarga meminta Basarnas untuk ikut membantu pencarian tujuh korban KM multi prima. Karena saat ini hanya SAR Mataram yang mencari," ujar Umay di Jakarta, Selasa (27/11/2018).

"Kemungkinan sudah terbawa arus ke perairan lain, jadi kami harap Basarnas pusat dan SAR daerah makasar atau Bali bisa juga ikut melakukan pencarian," tambah Umay.

Umay mempertanyakan sikap Basarnas Pusat yang belum juga terjun untuk mencari tujuh korban.

"Apakah karena ini cuma 7 korban jadi Basarnas pusat tidak ikut bantu pencarian," tegas Umay.

Ia meminta agar Basarnas Pusat terjun mencari bangkai kapal KM Multi Prima 1. Menurut Umay, bisa jadi korban masih berada di dalam kapal tenggelam.

"Kami juga meminta Basarnas Pusat mencari bangkai kapalnya, kemungkinan bisa jadi korban-korban masih ada di dalam kapal, karena hingga saat ini belum diketemukan satupun," pungkas Umay.

Seperti diketahui, kapal kargo KM Multi Prima rute Surabaya menuju Waingapu tenggelam di sekitar Selat Bali atau tepatnya di perairan utara Sumbawa, NTB, pada Kamis 22 November kemarin.

Dari 14 anak buah kapal (ABK) yang berada di kapal, 7 orang dilaporkan selamat, sedangkan 7 orang lainnya belum ditemukan.(*)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved