Breaking News:

Nelayan Bangkalan Tak Bisa Melaut karena Cuaca Buruk, Hidupnya Andalkan Bantuan

Angin kencang disertai ombak memaksa para nelayan di Bangkalan Madura tak melaut.

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
ilustrasi 

"Mereka yang memiliki kapal berukuran kecil dan sedang biasanya memperbaiki jaring. Untuk bertahan hidup, mereka berhutang, gadai, hingga menjual barang berharga," pungkasnya

Beradasarkan prakiraan kondisi iklim dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan menyebutkan, kecepatan angin mencapai 63 Km/Jam dengan durasi 5 - 15 menit pada Oktober, Nopember, Desember 2018.

"Ada bebarapa potensi angin kencang dan gelombang tinggi di beberapa perairan Bangkalan," terang Kepala BPBD Kabupaten Bangkalan Rizal Moris.

Ia mengungkapkan, pihaknya beberapa waktu lalu telah menyampaikan kepada masyarakat nelayan di Kelurahan Pangeranan Kecamata Kota agar tidak pergi melaut karena cuaca ekstrem.

"Sekaligus kami berikan bantuan sembako bagi para nelayan yang tidak melaut karena cuaca ekstrim," jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, BPBD Kabupaten Bangkalan tengah menyiapkan surat edaran kepada seluruh camat tentang kewaspadaan dan kesiapsiagaan musim hujan. Atas dasar prakiraan kondisi iklim bulan November 2018 hingga Januari 2019.

Ia menambahkan, saat ini Kabupaten Bangkalan memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan.

Kendati demikian, BPBD setempat masih belum mengeluarkan status terkait kondisi terkini. Karena curah hujan masih pada tataran normal bahkan belum merata.

"Curah hujan dengan intensitas relatif tinggi mulai terjadi di Bangkalan bagian utara dan timur saja. Kami tetap memantau perkembangan cuaca ini melalui BMKG," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Nelayan Bangkalan Tak Melaut karena Cuaca Buruk, Bertahan Hidup Andalkan Bantuan Sembako

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved