Imbas Pelesiran Wawan ke Hotel, Izin Berobat Narapidana Korupsi di Lapas Sukamiskin Diperketat

Pengawasan terhadap narapidana yang menghuni Lapas Sukamiskin Bandung akan semakin ketat.

Imbas Pelesiran Wawan ke Hotel, Izin Berobat Narapidana Korupsi di Lapas Sukamiskin Diperketat
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Suasana Lapas Sukamiskin Bandung, Senin (17/9/2018). TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pengawasan terhadap narapidana yang menghuni Lapas Sukamiskin Bandung akan semakin ketat.

Hal tersebut seiring dengan langkah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mencanangkan Lapas Sukamiskin Bandung masuk dalam zona integritas bebas dari praktik korupsi tahun ini.

"Kami sedang memproses zona integritas menuju bebas korupsi. Tanggal 18 Desember kami canangkan, termasuk untuk Lapas Sukamiskin," ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Krismono, saat dihubungi via ponsel, Minggu (16/12/2018).

Baca: Seekor Siamang Ditemukan Mati dengan Luka Tembak di Kerinci

Lapas Sukamiskin jadi bulan-bulanan opini negatif Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Kalapas Sukamiskin waktu itu, Wahid Husen.‎

Tak henti saat tangkap tangan, opini negatif terhadap Lapas Sukamiskin kembali mengemuka selama berjalannya sidang kasus tersebut di Pengadilan Tipikor Bandung sejak dua pekan terakhir.

Salah satunya, jual beli kamar sel di Lapas Sukamiskin yang diungkap Andri Rahmat, warga binaan di Lapas Sukamiskin yang juga terdakwa dalam kasus suap Wahid Husen.

Ia mengungkap soal jual beli kamar itu pada sidang sebelumnya.

Baca: Sepasang Kekasih di Tanjab Barat Jambi Ditangkap Polisi Saat Sedang Pesta Sabu di Rumah Bedeng

Tidak hanya itu, Andri juga mengungkap soal biaya renovasi kamar sel berukuan paling kecil 2 x 3 meter persegi oleh warga binaan senilai ratusan juta rupiah.

Krismono mengatakan, meski belum melihat dengan kepala sendiri, ia mengaku pernah mendengar rumor tersebut.

Namun, ia memastikan saat ini praktik tersebut sudah tidak ada.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved