Breaking News:

Tsunami di Banten dan Lampung

Ombak Kedua Membawa Perahu dan Langsung Menghantam Rumah, Udin Kehilangan Ibu dan Anaknya

Udin dan empat anggota keluarga lainnya hampir tidak bisa menyelamatkan diri karena terjebak di dalam rumah yang roboh.

Tribun Lampung/Noval Andriansyah
Udin Ahok (49) korban tsunami di Lampung saat ditemui di belakang rumahnya, Minggu (23/12/2018). TRIBUN LAMPUNG/NOVAL ANDRIANSYAH 

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG SELATAN - Mata Udin Ahok (49) masih memerah dan berkaca-kaca menahan tangis.

Ia mencoba mengingat kembali tragedi yang menimpa keluarganya pada Sabtu (22/12/2018) malam.

Warga Way Muli, Rajabasa, Lampung Selatan, Lampung ini karena mencoba kuat ketika teringat ibunya, Ema (70), dan anaknya, Muhammad Yusuf (1), masih tertimbun reruntuhan bangunan.

Sampai berita ini diturunkan, Tribunlampung.co.id belum mendapatkan informasi lebih lanjut, apakah Ema dan Yusuf sudah dievakuasi oleh tim gabungan.

Udin menceritakan kronologis saat tsunami menerjang rumahnya.

Menurut Udin, kejadiannya sangat cepat, sehingga ia dan empat anggota keluarga lainnya hampir tidak bisa menyelamatkan diri karena terjebak di dalam rumah yang roboh.

"Jadi, sehabis magrib-an di masjid, saya pulang ke rumah terus kumpul sama keluarga nonton TV. Saya berlima sekeluarga. Terus, anak saya yang kecil masuk kamar mau tidur. Dianterin sama ibunya, dan tidurlah keduanya. Itu sekitar jam sembilan (malam)," kata Udin saat ditemui di belakang rumahnya, Minggu (23/12/2018) sore.

Baca: Sejumlah Artis dan Keluarganya Meninggal Akibat Tsunami, Gitaris Seventeen hingga Istri Ade Jigo

Kemudian, lanjut Udin, anak keduanya dan sang ibu juga menyusul untuk tidur.

Udin sendiri memutuskan untuk tetap di ruang keluarga menonton televisi.

Karena saat itu sedang hujan dan sudah mulai mengantuk, Udin pun memutuskan untuk mematikan televisi dan beranjak tidur.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved