Breaking News:

Sebelum Meninggal Wahono Sempat Rekam Aksi Bunuh Diri Lalu Video Dikirim ke Pujaan Hatinya

Tri Wahono (20), merekam aksi bunuh diri yang dilakukannya hanya karena putus cinta.

Pixabay
Ilustrasi gantung diri 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - M Tri Wahono (20), warga Dukuh Gandu Kidul, Desa Tenggeng, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan merekam aksi bunuh diri yang dilakukannya hanya karena putus cinta.

Sebelum mengakhiri hidup dengan gantung diri, Wahono sempat mengirimkan video yang berisi aksinya lewat aplikasi Whatsapp ke gadis pujaannya.

Menurut keterangan petugas, Wahono merengang nyawa pada Senin (14/1/2019) kemarin.

Sebelum mengakhiri hidup Wahono meminum campuran sabun cuci.

Sang ibu, Siti Chamidah (52) bersama Kaswani (56) ayah korban begitu terpukul mengetahui anaknya meninggal secara tak wajar.

Siti kepada petugas mengatakan, usai pulang berjualan dari Pasar Sragi Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, ia mendapati pintu samping dan pintu utama dalam keadaan terkunci.

Sehingga Siti bersama Kaswani membuka pintu samping rumah secara paksa.

"Setelah pintu bisa dibuka saya menuju ke dapur dan melihat anak saya dalam keadaan tengkurap di lantai, karena panik saya langsung berteriak memanggil suami saya," kata Siti, Selasa (15/1/2019).

Baca: Satu Lagi Muncikari Ditangkap Polda Jatim, Mereka Saling Tukar PSK untuk Melayani Pelanggan

Siti mengungkapkan, saat ditemukan Wahono dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved