253 Jiwa Korban Banjir di Kota Pekalongan Masih Mengungsi

Pengungsi yang menempati Masjid Al-Karomah rencananya akan dipindahkan ke Aula Kecamatan Barat dan Kelurahan Tirto

253 Jiwa Korban Banjir di Kota Pekalongan Masih Mengungsi
Tribu Jateng
Berdasarkan data dari Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, jumlah pengungsi banjir mulai menurun 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Data dari Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, jumlah pengungsi banjir mulai menurun.

Dari semula yang mencapai ribuan orang, Kamis (31/1/2019) total pengungsi tinggal 253 jiwa.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekalongan Arif Mahanani menerangkan, pihaknya terus melakukan pendataan.

“Pengungsi yang menempati Masjid Al-Karomah rencananya akan dipindahkan ke Aula Kecamatan Barat dan Kelurahan Tirto, tapi pengungsi ternyata kembali ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Ia menjelaskan alasan pemindahan pengungsi di Masjid Al-Karomah karena masjid tersebut akan dipakai untuk ibadah Sholat Jumat.

"Esok hari ada Sholat Jumat, jadi masjid akan digunakan untuk beribadah," kata Arif.

Arif menambahkan beberapa pihak juga merilis data dan bisa terjadi perbedaan data dikarenakan waktu pengambilan data yang berbeda.

"Bisa jadi data pagi dan malam berbeda, karena banyak orang yang hanya numpang tidur saja dipengungsian,” terang Arif.

Data yang dihimpun Tribunjateng.com dari BPBD Kota Pekalongan total pengungsi di Kecamatan Pekalongan Barat mencapai 200 jiwa, Pekalongan Utara 53 jiwa, khusus Pekalongan Timur dan Selatan tidak ada pengungsi

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved