Perempuan Sumatera Utara Dicambuk 100 Kali di Aceh Tengah

Tahun 2018 lalu, ada beberapa kali digelar hukuman cambuk bagi pelanggar Syariat Islam dalam kasus zina dan maisir (perjudian)

Perempuan Sumatera Utara Dicambuk 100 Kali di Aceh Tengah
Twitter
Ilustrasi hukuman cambuk 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Mahyadi

TRIBUNNEWS.COM, TAKENGON – Sebanyak enam terpidana menjalani eksekusi cambuk yang dilangsungkan di Halaman Gedung Olah Seni (GOS), Kota Takengon, Rabu (30/1/2019).

Dari tujuh terpidana, terdapat seorang perempuan warga Medan, Sumatera Utara (Sumut) yang menjalani uqubat cambuk sebanyak 100 kali.

Uqubat cambuk bagi para pelanggar Syariat Islam di Kabupaten Aceh Tengah, semakin rutin dilaksanakan.

Tahun 2018 lalu, ada beberapa kali digelar hukuman cambuk bagi pelanggar Syariat Islam dalam kasus zina dan maisir (perjudian).

Memasuki awal tahun 2019 ini, cambuk kembali digelar terkait hukum jinayat.

Seorang terpidana, asal Medan, Sumatera Utara, Indah Safriani (24) menjalani uqubat cambuk 100 kali, berdasarkan putusan Mahkamah Syar’iyah Aceh Tengah yang menyatakan wanita tersebut, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan jarimah zina.

Terpidana jarimah zina lainya yaitu Surya Ningsih (32) warga, Kabupaten Aceh Tamiang.

Selanjutnya, terpidana yang menjalani 100 uqubat cambuk, Iswandi bin Ibrahim (29), warga Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.

Firmansyah Bin Darma Yulis (29), warga Blang Kolak II, Kota Takengon. Sedangkan dua terpidana lainnya, Rahmatika binti Salino (22) warga Kampung Bujang, Takengon.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved