Breaking News:

Tempat Produksi Uang Palsu di Balikpapan Terungkap, Modusnya Berkedok Percetakan Undangan

Kepolisian sektor Balikpapan Timur mengungkap kantor produksi uang palsu (upal) di Kota Balikpapan.

Editor: Dewi Agustina
HO Polsek Balikpapan Timur
Barang bukti uang palsu (upal) serta alat produksinya saat diamankan di Mapolsek Balikpapan Timur belum lama ini. 

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Kepolisian sektor Balikpapan Timur mengungkap kantor produksi uang palsu (upal) di Kota Balikpapan.

Dari pengungkapan, usaha percetakan undangan di Manggar Baru Balikpapan Timur ternyata juga produksi upal.

"Kami tangkap pengedar upalnya dulu. Kembangkan, baru terungkap tempat produksinya," kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra melalui Kapolsek Balikpapan Timur Kompol Dody Susantyoko, Senin (4/2/2019).

Awalnya polisi menangkap Suganda (27), pengedar uang palsu.

Korbannya merupakan warga Balikpapan Timur melapor ke kantor polisi, lantaran menerima 30 lembar upal pecahan Rp 100 ribu dari pelaku.

Kepada petugas Suganda mengaku dapat uang palsu dari tempat percetakan di kawasan Manggar, Balikpapan Timur.

Baca: Mahfud MD: Ahli Hukum Tak Boleh Mengkhianati Negara Hukum dan Melacurkan Intelektualitas

Polisi langsung meluruk ke lokasi percetakan. Benar saja, saat di TKP terdapat alat-alat produksi percetakan uang palsu.

"Anggota mengamankan upal 157 lembar pecahan Rp 100 ribu, uang palsu sebanyak 67 lembar kertas dengan hasil cetakan yang belum terpotong," kata dia.

Barang Bukti Uang Palsu dan Alat Produksinya _1
Barang bukti uang palsu (upal) serta alat produksinya saat diamankan di Mapolsek Balikpapan Timur belum lama ini.

Pemilik percetakan, Bain (47) diamankan polisi. Ia pun ditetapkan sebagai tersangka.

Selain upal polisi juga menyita alat percetakan antara lain printer, CPU , monitor, 3 botol tinta, setrika, Flashdisk, pisau cutter dan 2 penggaris besi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved