Fitri Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat, Pelakunya Ditangkap Dini Hari Tadi

Pelaku pembunuhan Fitri yang terjadi di Komplek YKB, Blok F No 19 Bengkong Laut akhirnya dibekuk pihak kepolisian.

Fitri Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat, Pelakunya Ditangkap Dini Hari Tadi
Istimewa
Pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Komplek YKB, Blok F No 19 Bengkong Laut akhirnya dibekuk pihak kepolisian. Korban dalam pembunuhan ini bernama Fitri Suryati (25) yang menderita beberapa luka tikam di bagian lehernya. 

Laporan Wartawan Tribun Batan, Eko Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Komplek YKB, Blok F No 19 Bengkong Laut akhirnya dibekuk pihak kepolisian.

Korban dalam pembunuhan ini bernama Fitri Suryati (25) yang menderita beberapa luka tikam di bagian lehernya.

Penangkapan pelaku dilakukan di kawasan Bengkong Permai sekitar pukul 23.00 WIB. Saat ditangkap, pelaku sedang bersembunyi di sana.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, pelaku pembunuhan tersebut bernama Yudha Lesmana.

"Alhamdulilah, pelakunya sudah kita amankan menjelang dinihari tadi," kata Andri saat dikonfirmasi.

Sejauh ini menurut Andri, Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Apa motif dibalik ini semua menurut Andri masih dalam proses pemeriksaan.

"Sabar dulu, yang jelas saat ini kita sudah amankan pelaku. Kita masih lakukan pemeriksaan," lanjutnya.

Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan Subdit III Polda Kepri dan Tim Macan Satreskrim Polresta Barelang.

Andri yang memimpin langsung penangkapan tersebut mengaku bangga dengan anggotanya yang tidak kenal lelah dalam bekerja.

Buah dari keseriusan mereka, kurang dari 10 jam, pelaku dibekuk oleh pihak kepolisian.

Tunangan Syok
Kemarin, sampai pukul 18.32 WIB malam, jenazah korban pembunuhan bernama Fitri Suryati (24) masih berada di RS Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani autopsi.

Pantauan Tribunbatam.id, keluarga korban yang terdiri dari kakak korban dan tunangan korban masih menungu di ruangan instalansi forensik rumah sakit.

Tunangan korban bernama Anton terdengar sesekali menangis saat sedang menelepon, sambil berbicara dengan bahasa Tionghoa.

Luka yang amat dalam dirasakan Anton yang kabarnya akan melangsungkan pernikahan pada tahun ini.

Sejauh ini, Tribunbatam.id, masih belum bisa mewancarai tunangan dan kerabat korban. Sebab masih dalam keadaan syok.

"Nanti dulu saya gak bisa berkata-kata, saya masih shok," kata dia sambil kembali masuk kedalam ruang instalansi forensik.

Sampai sejauh ini, proses autopsi masih dilakukan.

Diikat di Kamar
Fitri ditemukan tewas dengan luka di rumahnya, Bengkong Laut Blok F, Batam, Senin (11/2/2019) siang.

Informasi yang dihimpun, korban juga diikat di kamar.

Fitri Korban Pembunuhan di Batam
Fitri diduga menjadi korban pembunuhan di Bengkong, Batam, Senin (11/2/2019).

Seorang tetangga korban mengatakan korban ditemukan dalam kondiri telungkup dan diikat tangannya.

Kerabat korban yang masih mengenakan seragam SMP terus menangis.

Informasi yang dihimpun Tribunbatam.id dilapangan, saat ditemukan oleh polisi, kondisi korban sudah bersimbah darah dengan tangan terikat.

"Tangannya diikat dan kondisinya bersimbah darah," ujar salah satu kerabat korban.

Namun sejauh ini, petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi melarang masyarakat masuk kedalam, namun terlihat masyarakat memantau dari luar pagar.

Hendak Beli Gas
Kejadian ini awalnya diketahui oleh Robert salah seorang warga yang hendak membeli gas.

Kebetulan, korban yang tewas ini memiliki pangkalan gas 3 kg.

Saat Robert memanggil-panggil tidak ada jawaban, namun suara televisi di rumah itu menyala.

"Saya cuma dengar suara TV dari luar rumah, saya gak masuk karena tidak ada yang keluar saat saya panggil," kata Robert.

Karena tidak ada tanggapan dari dalam rumah, kemudian Robert pulang dan memberitahu kepada ibunya untuk menelepon korban.

"Ibu saya telepon juga gak diangkat. Biasanya memang begitu, kalau mau beli gas telepon dulu," kata dia.

Selang beberapa waktu kemudian, ternyata diketahui korban sudah meninggal dunia. Mendengarkan informasi itu, rumah korban kemudian penuh oleh warga sekitar.

Luka Sayatan
Fitri Suryati ditemukan di kamar dalam kondisi telungkup di depan pintu kamar.

Tangannya diikat. Selain itu, darah segar juga berceceran keluar dari leher korban.

Informasi sementara, korban meninggal karena mengalami beberapa tusukan di bagian leher dan membuat korban kehilangan banyak darah. (dra)

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Breakingnews, Pelaku Pembunuhan Fitri Suryati Ditangkap, Ini Identitasnya

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved