Breaking News:

Pemprov Kaltara Minta Kemenhub Lebih Fokus Kembangkan Bandara Tanjung Harapan

Bandara kebanggan masyarakat ibukota Kalimantan Utara itu diharapkan bisa lebih memberi kontribusi bagi perkembangan daerah dari sisi ekonomi

Tribun Kaltim/Wil
Pesawat Wings Air ATR-72 Seri 600 mendarat perdana di bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa (8/8/2017) pukul 13.20 Wita. 

Bandara itu diharapkan memiliki runway atau landasan pacu sepanjang 2.500 meter dan terminal yang lebih luas dan berdaya tampung lebih banyak. Panjang landasan pacu saat ini baru 1.600 meter.

"Kalau bisa alokasi ke Long Bawan itu direvisi. Isunya di Long Bawan memang adalah wilayah perbatasan. Akan tetapi Tanjung Harapan lebih penting untuk dikembangkan," sebutnya.

Pemprov Kalimantan Utara juga siap mengalokasikan angaran Rp 10 miliar sampai Rp 20 miliar dana untuk membebaskan lahan yang dibutuhkan.

Alokasi anggaran tersebut diharapkan bisa memacu Kementerian Perhubungan mengalokasikan anggaran fisik pengembangan Tanjung Harapan.

"Tuntasnya pembebasan lahan, salah satu pertimbangan Kemenhub untuk bisa membantu. Kita sudah persiapkan dokumen juga," sebutnya.

Taupan menjelaskan, masih ada sekitar 7 hektare lahan masyarakat yang belum dibayarkan oleh pemerintah.

Pembebasan lahan tersebut rencananya akan dianggarkan Pemprov Kalimantan Utara.

"Pak Gubernur menyampaikan, bahwa kita berkorban juga nanti untuk bebaskan lahannya. Karena untuk pengembangan, kita masih perlu membebaskan laham kurang lebih Rp 30 miliar," sebutnya. (Wil)

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved