Breaking News:

Pelaku UMKM di Kaltara Tembus 12.223, Disperindagkop Latih 890 Wirausahawan Baru Tahun Ini

Wirausahawan baru tersebut tahun ini akan lebih difokuskan untuk wirausahawan di daerah pinggiran

Adapun klasifikasi usaha di atas Rp 250 juta, Hartono merujuk fasilitas pinjaman Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), sebuah lembaga keuangan di bawah Kementerian Koperasi dan UMKM RI.

"Kita akan fasilitasi supaya bisa dapat modal melalui LPDB. Verifikasi berkasnya melalui kami di provinsi, kemudian kami teruskan ke pusat," katanya.

Bagi calon pelaku UMKM yang mengeluhkan agunan, bisa mendapatkan permodalan tanpa agunan di Perum Jamkrindo (Perusahaan Umum Jaminan Kredit Nasional) atau dalam skala daerah adalah Jamkrida (Jaminan Kredit Daerah).

"Untuk Jamkrindo kita sudah ada di Tarakan. Jamkridanya kita belum punya. Saat ini masih bergabung dengan Kalimantan Timur," ujarnya.

Dalam hal pemasaran, Disperindagkop memiliki UMK Centre di Kota Tarakan, dan persiapan UKM Centre di Tanjung Selor. Hartono mengatakan, produk UMKM Kalimantan Utara juga dipasarkan di Smesco Indonesia di Jakarta.

Saat ini, jumlah UMKM di Kalimantan Utara sudah mencapai 12.223. Persisnya 9.676 usaha mikro, 1.978 usaha kecil, dan 569 usaha menengah.

Tahun ini Disperindagkop Kalimantan Utara akan merekrut 24 tenaga pendamping untuk mendampingi Koperasi dan UMKM bertumbuh di Kalimantan Utara. (Wil)
Attachments area

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved