Jauh-jauh dari Jakarta ke HSU Untuk Cari Orangutan, Malah Ini yang Ditemukan

Dua malam blusukan di hutan dengan didampingi warga setempat dia tidak menemukan sosok orangutan, tapi macan kumbang.

Jauh-jauh dari Jakarta ke HSU Untuk Cari Orangutan, Malah Ini yang Ditemukan
Istimewa
International Animal Rescue (IAR) Indonesia dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) SKW I Ketapang melakukan translokasi dua individu orangutan (Pongo pygmaeus) induk dan anak dari Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan ke Hutan Sentap Kancang di Kecamatan Muara Pawan, Kamis (12/4/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, AMUNTAI - Ahmad Taqiyuddin jauh-jauh dari Jakarta melakukan riset orangutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Dua malam blusukan di hutan dengan didampingi warga setempat dia tidak menemukan sosok orangutan, tapi macan kumbang.

Jumat (1/3) malam ini Ahmad Taqiyuddin pulang ke Jakarta.

Meski tidak berhasil menemukan orangutan di hutan Haur Gading, setidaknya dia masih bisa tersenyum karena bawa oleh-oleh berupa banyak data dari hasil risetnya siang dan malam.

“Belum dapat orangutannya. Kami malah ketemu macan kumbang. Sayangnya, belum sempat difoto malah lari karena si macan kumbangnya kaget,” kata Taqi –sapaan akrabnya, Kami (28/2).

Taqi dari Epistema Institute, sebuah lembaga riset di Jakarta.

Lembaga legal ini sejak Oktober 2017 sudah menjalin kerja sama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG).

Taqi menjelaskan, warga yang mencari kayu di hutan sempat melihat ada orangutan betina menggendong anak.

“Dilacak dan dicari ternyata sulit ditemukan. Tapi setidaknya saya sudah mengantongi koordinat satwa-satwa di hutan itu. Juga menemukan rangkong (enggang) paruh putih, lumayan banyak,” ujarnya.

Taqi mengaku ekosistem yang dia temukan luar biasa.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved