Kisah Haru Wahyu Nikahi Kristiani di Masjid Polres Batang, Gara-gara Disuruh Angkut Jayu Ilegal

Lepas dari permasalahan yang menjeratnya, Wahyu yang sehari-hari bekerja sebagai tukang batu ini sangat merasa bahagia.

Kisah Haru Wahyu Nikahi Kristiani di Masjid Polres Batang, Gara-gara Disuruh Angkut Jayu Ilegal
Dina Indriyani/Tribun Jateng
Suasana haru mewarnai prosesi akad nikah seorang tahanan Polres Batang, Ahmad Wahyu (29) yang menikahi kekasihnya, Kristiani (24) di Masjid Sabilil Mutaqim di Komplek Mapolres Batang, Selasa (5/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, BATANG - Suasana haru mewarnai prosesi akad nikah seorang tahanan Polres Batang, Ahmad Wahyu (29) yang menikahi kekasihnya, Kristiani (24) di Masjid Sabilil Mutaqim di Komplek Mapolres Batang, Selasa (5/3/2019).

Sesaat setelah pengucapan akad nikah, isak tangis pun tak dapat ditahan oleh kedua mempelai.

Air mata berderai termasuk pihak keluarga yang datang mengantar mempelai wanita ke Polres Batang.

Setelah larut dalam tangis haru, wajah bahagia kembali menyeruak karena kedua mempelai telah resmi menjadi suami istri meski mereka terpaksa menjalankan pernikahan dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian.

Ahmad Wahyu warga Dukuh Gembyang Desa Kalimanggis Kecamatan Subah terjerat kasus penyelundupan pohon jati.

Ia berperan mengangkut pohon jati ke atas truk.

Atas perbuatannya Wahyu terancam hukuman minimal setahun dan maksimal lima tahun.

"Sebenarnya saya tidak terlalu paham masalah hukum, waktu itu saya cuma buruh, disuruh angkat pohon jati ke truk, tapi sudah terlanjur.

Jadi, apapun nanti hasil keputusan sidang saya terima," ujarnya.

Baca: Warganet Pertanyakan Kemampuan Bahasa Inggris Presiden, Begini Komentar Cinta Laura

Lepas dari permasalahan yang menjeratnya, Wahyu yang sehari-hari bekerja sebagai tukang batu ini sangat merasa bahagia.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved